Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Jawa Tengah Nasional Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Basarnas Bekali Relawan Kendal-Batang Ilmu Kebencanaan

Riyan Fadli • Selasa, 15 Juli 2025 | 04:27 WIB
LATIHAN: Para relawan saat melakukan praktek penanganan korban bencana.
LATIHAN: Para relawan saat melakukan praktek penanganan korban bencana.

METROPEKALONGAN.COM, Batang - Forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan (FKP3) Semarang Raya menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Jungle Rescue pada para relawan.

Kegiatan ini dikhususkan agar Korwil Kendal dan Batang semakin tanggap menangani kebencanaan.

Kasi Sumber Daya (Kasumda) Basarnas Semarang Asnawi mengatakan, bimtek tersebut bertujuan agar tim SAR memiliki kemampuan pencarian dan pertolongan di area gunung hutan Kabupaten Kendal dan Kabupaten Batang. 

“Pelatihan perlu dilakukan karena selama proses pencarian korban, Basarnas membutuhkan peran aktif para relawan potensi SAR,” ucapnya.

Kegiatan ini berlangsung pada 11 hingga 13 Juli 2025 di PTPN 1 Regional 3 Kebun Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang.

Ia menjelaskan, para relawan potensi SAR adalah mereka yang memiliki niat menolong.

Karena itu, perlu dibekali teknis langsung agar dapat membantu Basarnas melakukan pencarian di gunung hutan. 

“Setelah pelatihan usai mereka nantinya bisa bersinergi dengan kami ketika ada pencarian, termasuk saling menjaga satu sama lain,” jelasnya.

Beberapa materi dan praktik yang dilakukan yakni pengenalan organisasi operasi SAR, pengenalan navigasi, metode pencarian dan pengenalan pertolongan pertama. Pelatihan SAR untuk relawan tidak bisa dianggap enteng.

 Baca Juga: Tim SAR Sementara Hentikan Pencarian Bocah Hilang di Kali Jahan

Kegiatan tersebut adalah fondasi keselamatan, efisiensi, dan koordinasi dalam menghadapi situasi darurat.

Jadi, latihan ini bukan sekadar formalitas. Ia membentuk relawan yang tangguh, terlatih, dan responsif.

“Kami latih mereka dengan terjun langsung di lapangan agar mampu mengkoordinasikan petugas saat melakukan pencarian,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua FKP3 Batang - Kendal Nastain menyebut, digelarnya pelatihan supaya bisa menyiapkan para tim potensi SAR.

Mengingat wilayah Kabupaten Kendal dan Kabupaten Batang mayoritas gunung serta hutan.

Keduanya termasuk wilayah dengan kerentanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi, terutama saat musim hujan dan kemarau basah.

Mitigasi, edukasi masyarakat, dan sistem peringatan dini sangat penting untuk mengurangi dampak.

“Semoga setelah pelatihan ini mereka bisa selalu bersinergi dalam menjalankan misi kemanusiaan antar satu organisasi kemanusiaan dengan lainnya,” ujarnya. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#relawan #sar #kendal #batang