Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Ribuan Warga Batang Terima BLT Senilai Rp 2,4 Miliar dari Cukai Rokok

Riyan Fadli • Kamis, 17 Juli 2025 | 03:58 WIB

BANTUAN: Para pekerja pabrik rokok saat menerima BLT yang bersumber dari DBHCHT 2025.
BANTUAN: Para pekerja pabrik rokok saat menerima BLT yang bersumber dari DBHCHT 2025.

METROPEKALONGAN.COM, Batang - Ribuan orang di Kabupaten Batang bakal menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari cukai rokok. Terutama untuk buruh pabrik rokok dan petani tembakau.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Batang Willopo menyatakan, penyaluran BLT Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2025 ini mulai 16 hingga 23 Juli 2025.

Ada empat titik untuk penyaluran, yaitu Pabrik MPS Kecamatan Tulis, Kecamatan Reban, Bawang, dan Tersono.

“Penerima bantuan di Kabupaten Batang berjumlah 2.020 orang dari buruh pabrik rokok dan petani sembako secara keselurahan dengan total anggaran sebanyak Rp 2,4 miliar,” jelasnya saat penyaluran di Pabrik Rokok Tebing Mas Tulis Makmur, Rabu 16 Juli 2025.

Menurutnya, BLT diberikan untuk membantu kebutuhan sehari-hari sekaligus memotivasi bekerja kepada mereka.

Begitu juga sebagai upaya pemerintah untuk memastikan bahwa bantuan yang bersumber dari DBHCHT tepat sasaran. Serta dapat memberikan manfaat maksimal bagi para pekerja di sektor tembakau.

Secara rinci, setiap orang akan menerima Rp 300 ribu perbulan, penyaluran sendiri terdiri 2 tahap, setiap tahap untuk 2 bulan. Jadi, mereka akan menerima BLT sebanyak Rp 1,2 juta.

“Proses bantuan sendiri ini melalui cashless virtual account bank, bekerja sama dengan Bank Jateng yang memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke tangan penerima,” terangnya.

Willopo juga menyebutkan bahwa, bantuan BLT DBHCHT memang khusus pekerja asli dari Kabupaten Batang. Jadi jika ada pekerja dari luar daerah nantinya menjadi urusan Provinsi Jawa Tengah.

“Dengan adanya program ini, Dinsos berharap dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor tembakau yang menjadi salah satu penopang ekonomi di Kabupaten Batang,” harapnya.

Sementara itu, Salah Satu Buruh Pabrik Rokok Nurhasanah, 35, cukup gembira menerima BLT dari cukai rokok tersebut.

Ia berharap, bantuan seperti ini setiap tahun akan ada terus. Karena sebagai buruh pabrik rokok akan sengat terbantu untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Perasaan sangat senang pastinya dengan mendapat bantuan ini, nanti rencananya akan dipakai mencukupi perekonomian keluarga seperti untuk beli beras dan susu anak,” ujarnya. (yan/chilyatulashfiya/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#cukai #batang #BLT