Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Anak Korban Penyekapan di Boyolali Sudah Pulang, Keduanya Hafiz Alquran

Riyan Fadli • Jumat, 18 Juli 2025 | 04:12 WIB
SOSIAL: Bupati Batang bersama istri menemui korban penyekapan di Boyolali setelah pulang ke rumahnya.
SOSIAL: Bupati Batang bersama istri menemui korban penyekapan di Boyolali setelah pulang ke rumahnya.

 

METROPEKALONGAN.COM, Batang — Dua anak korban penyekapan di Boyolali akhirnya sudah bisa dipulangkan ke rumah mereka di Desa Klidang Wetan, Kecamatan Batang, Rabu malam 16 Juli 2025 sekitar pukul 22.00 WIB. 

Kepulangan mereka difasilitasi langsung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang melalui Dinas Sosial (Dinsos), setelah mendapat izin dari Polres Boyolali. 

Kepala Dinsos Kabupaten Batang, Wilopo menyebutkan, pihaknya langsung menjemput mereka untuk memastikan kondisinya sebelum dibawa pulang ke Batang. 

“Kami jemput langsung ke Boyolali. Untuk pemeriksaan kepolisian, kami tidak paham, tapi intinya Polres Boyolali mengizinkan dua anak untuk bisa pulang,” ujarnya, Kamis 17 Juli 2025.

Wilopo menjelaskan, keduanya tampak senang karena bisa kembali berkumpul dengan ibu dan neneknya. 

Apalagi setelah mereka dititipkan di Boyolali sejak 2022. Ia menambahkan, jika pendidikannya adalah pendidikan keagamaan. 

Tidak ada pendidikan formal. Sang kakak saat dikirim ke Boyolali berusia 8 tahun dan adiknya baru berumur 5 tahun. 

Mereka merupakan anak yatim saat dikirim ke Boyolali, sedangkan sang ibu bekerja di sebuah salon di Jakarta. 

"Kakaknya hafal 3 juz Alquran, adiknya juga menghafal Alquran infonya," ucapnya.

Pemkab Batang pun memastikan akan memberikan pendampingan psikologis kepada kedua anak tersebut. 

Hal ini dilakukan untuk memulihkan kondisi mental mereka, setelah mengalami trauma mendalam akibat penyekapan.

“Kami akan melakukan pendampingan termasuk mengembalikan psikologisnya. Insyaallah Pemkab Batang juga sudah ada kebijakan agar keduanya tetap bisa bersekolah. Akan kami fasilitasi agar mereka mendapatkan pendidikan formal,” jelas Wilopo.

Sebelumnya diketahui, kedua anak tersebut menjadi korban penyekapan bersama dua orang lainnya. 

Empat anak tersebut masing-masing berinisial VMR, 6 dan MAF, 11, asal Batang, serta SAW, 14, dan IAR, 11, asal Kabupaten Semarang. 

Dua anak dari Batang yang sudah dipulangkan itu juga telah bertemu Bupati Batang M Faiz Kurniawan serta Wakil Bupati Suyono.

Suyono pun mengatakan, Pemkab Batang akan menanggung pendidikan kedua anak tersebut hingga selesai. Yaitu dengan memfasilitasi mereka menempuh pendidikan di pondok pesantren. 

Kedua anak tersebut akan tinggal dan menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Darul Ulum, Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, yang dikelola oleh Ketua MUI Batang. 

“Mau saya pondokkan nanti, akan saya biayai sampai selesai," kata Suyono. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#batang #anak #boyolali #penyekapan