Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Raymond Ali Pimpin Kejaksaan Negeri Batang Gantikan Efi Paulin Numberi

Riyan Fadli • Selasa, 29 Juli 2025 | 03:05 WIB
PISAH SAMBUT: Suasana pisah sambut kepala Kejaksaan Negeri Batang di Pendopo Kabupaten Batang.
PISAH SAMBUT: Suasana pisah sambut kepala Kejaksaan Negeri Batang di Pendopo Kabupaten Batang.

METROPEKALONGAN,COM, Batang - Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang resmi berganti. Efi Paulin Numberi digantikan oleh Raymond Ali.

Ia mengungkapkan kesiapannya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di Kabupaten Batang.

Meski berasal dari Lampung dan besar di Semarang, dirinya merasa tidak asing dengan wilayah Batang.

“Saya berharap bisa bersinergi dengan baik bersama Bapak Bupati, Kapolres, dan Dandim, dalam mendukung pembangunan dan penegakan hukum di Kabupaten Batang,” ujarnya dalam pisah sambut di Pendopo Kabupaten Batang, Senin 28 Juli 2025. 

Ia juga menyampaikan bahwa pengalaman sebelumnya di berbagai posisi dalam institusi kejaksaan akan menjadi bekal berharga untuk menjalankan tugas barunya di Batang.

Acara pisah sambut ini bukan hanya menjadi ajang seremonial, namun juga simbol kekuatan sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah. 

Mantan Kepala Kejaksaan Batang, Efi Paulin Numberi menyampaikan, meskipun berasal jauh dari Papua, kehadirannya di Batang terasa seperti memiliki keluarga baru.  

“Saya percaya, Pak Raymond Ali akan membawa kejaksaan lebih maju dan turut membangun masyarakat Batang,” ujarnya.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, Kejaksaan Kabupaten Batang yang dipimpin Efi Paulin Numberi tidak hanya bergerak di hukum tetapi telah ikut membangun masyarakat.

Penegakan hukum tidak hanya bersifat penindakan, tetapi bagaimana aparat penegak hukum itu hadir membangun keluarga yang baik dengan masyarakat.

Juga menumbuhkan kesadaran hukum, sehingga hukum bisa tumbuh secara sadar dalam perlengkapan kehidupan masyarakat tanpa ada unsur paksaan. 

"Beliau aktif awal-awal itu kegiatan kemasyarakatan, bahkan sampai terawih keliling Ibu Efi Paulin Numberi ikut datang langsung. Nungguin sampai proses terawih, dan kadang-kadang juga jalan duluan, tapi itu menurut saya adalah sebuah komitmen," tandasnya. (chilyatulashfiya/yan/ida)

 

 

 

 

Editor : Ida Nor Layla
#hukum #Kejaksaan Negeri Batang #batang