Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

PKK Buka Layanan Sertifikat Halal Gratis di Expo UMKM Reban

Riyan Fadli • Jumat, 8 Agustus 2025 | 19:32 WIB
Ketua TP PKK Kabupaten Batang, Faelasufa Faiz saat meninjau stand UMKM di Reban Expo.
Ketua TP PKK Kabupaten Batang, Faelasufa Faiz saat meninjau stand UMKM di Reban Expo.

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Gelaran Reban Expo kali ini punya nuansa berbeda. Ada layanan sertifikasi halal yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM.

Tahun lalu, gelaran ini sukses mencatat omzet lebih dari Rp 180 juta hanya dalam beberapa hari.

Ketua TP PKK Kabupaten Batang, Faelasufa Faiz, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Reban Expo yang terus mengalami perkembangan signifikan.

“Saya bangga melihat geliat UMKM dan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang terus berkembang dari tahun ke tahun. Apalagi ibu-ibu PKK juga ikut aktif mengoordinasi KWT agar terlibat dalam Reban Expo,” ujarnya, Kamis 7 Agustus 2025.

Menurut Faelasufa, Reban Expo bukan hanya sekadar ajang pameran, tetapi menjadi cerminan semangat gotong royong masyarakat desa untuk tumbuh bersama. Ia optimistis tahun ini omzet bisa melampaui capaian sebelumnya.

Sementara itu, Camat Reban Sugiharto menjelaskan, Reban Expo 2025 diikuti oleh 19 stand dari desa-desa yang menampilkan beragam produk unggulan. Mulai dari kuliner khas daerah, kerajinan tangan, hingga produk yang berpotensi ekspor seperti kopi dan jenang Adinuso.

Tak hanya itu, sejumlah instansi pemerintah juga membuka pelayanan langsung kepada masyarakat. Mulai dari Dukcapil untuk administrasi kependudukan, DPKPAD untuk pajak, DPMPTSP untuk perizinan usaha, hingga KUA yang memberikan layanan sertifikasi halal secara gratis.

“Konsep saya, kalau ada produk UMKM yang belum bersertifikat halal, kita bantu fasilitasi. Kami kerja sama dengan KUA, bahkan ada sekitar 50 ribu sertifikat halal yang belum diambil oleh para pelaku usaha,” terangnya.

Melihat antusiasme pengunjung dan potensi yang ditampilkan, tahun ini panitia menargetkan transaksi senilai Rp 250 juta selama tiga hari penyelenggaraan.

Ia menyebutkan, produk-produk seperti kopi, sambal nasi jagung, dan jenang memiliki potensi besar untuk ekspor.

“Kopi Reban ini sangat potensial untuk menembus pasar luar negeri. Kami juga sudah mengundang eksportir untuk datang dan melihat langsung potensi produk dari sini,” imbuhnya. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#expo #reban #umkm