Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Gubernur Tinjau Pelabuhan di KEK Batang, Target Beroperasi Agustus 2025

Riyan Fadli • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 06:55 WIB
TINJAUAN: Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat meninjau infrastruktur pelabuhan di KEK Industropolis Batang.
TINJAUAN: Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat meninjau infrastruktur pelabuhan di KEK Industropolis Batang.

METROPEKALONGAN.COM, Batang - Terminal Multipurpose Batang (TMB) ditargetkan beroperasi pada bulan Agustus 2025. 

Pelabuhan di dalam kawasan industri dibangun untuk mendukung aktivitas dan efisiensi biaya bongkar muat dari kawasan itu. 

"Maksimal Agustus ini sudah bisa operasional, kemarin secara fungsional sudah dicek, sudah bisa, tinggal mensinkronkan dengan tenant dan pihak Pelindo. Dalam waktu dekat bisa kita gunakan," kata Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi saat meninjau kesiapan pelabuhan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jumat 8 Agustus 2025.

Luthfi menjelaskan, pelabuhan tersebut menjadi pelabuhan pendukung. Namun melihat potensinya, dapat dikembangkan menjadi pelabuhan besar di Jateng, khususnya Kabupaten Batang. 

“Untuk sementara, kami maksimalkan terkait dengan mendukung KITB, yaitu pelabuhan curah. Misalnya pelaksanaan masuknya barang seperti pasir silika, clay, yang nanti tidak harus dari Tanjung Emas. Cukup dengan take boot dari sini, (kapal) merapat di sini. Bisa memangkas biaya yang lebih efesien untuk kegiatan ini," jelasnya. 

Ia pun menambahkan, kawasan pelabuhan tersebut dapat dijadikan destinasi wisata. Karena memiliki pemandangan yang indah. Masyarakat pun bisa memanfaatkan lokasi untuk olahraga seperti lari.

Sementara itu, Sub Regional Head Pelindo Jawa, Purwanto Wahyu Widodo mengatakan, terminal multipurpose Batang sudah siap secara administratif. 

Saat ini masih menunggu proses kesepakatan tarif bongkar muat salah satu perusahaan di KITB yaitu KCC yang akan memanfaatkan terminal tersebut.

Serah terima Tahap I (BAST I) pekerjaan pembangunan Terminal Batang telah dilakukan dari PT Brantas Abipraya (Persero) selaku kontraktor pelaksana pada 21 Juli 2025 kepada PT Pelindo. 

Aliran listrik dari PLN dengan kapasitas daya sebesar 82,5 kVA dan tegangan 380 volt telah resmi disambungkan sejak 18 Juli 2025. 

Dengan infrastruktur listrik ini, terminal sudah dapat dioperasikan penuh secara mandiri dan efisien.

Terkait infrastruktur, ada lapangan untuk penumpukan barang dengan luas sekitar 2 hektare serta kantor operasional, akses jalan pelabuhan, sistem utilitas mekanikal dan elektrikal, serta jaringan keamanan terintegrasi juga telah disiapkan. 

Terminal Multipurpose Batang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari daratan. Memiliki panjang dermaga sekitar 152 meter, lebar 30 meter, trestle sekitar 361 meter, kemudian causeway sekitar 800 meter, serta kedalaman mencapai minus 10,5 meter dari level air surut. (yan/ida)

 

Editor : Ida Nor Layla
#gubernur jateng #pelabuhan #KITB #batang