Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Event Lari jadi Magnet Sport Tourism Batang, Saatnya Penataan Pantai Sigandu Dimulai

Riyan Fadli • Minggu, 14 September 2025 | 22:08 WIB
RAMAI: Para pelari memeriahkan evat lari di area Pantai Sigandu Batang.
RAMAI: Para pelari memeriahkan evat lari di area Pantai Sigandu Batang.

METROPEKALONGAN.COM, Batang - Pantai Sigandu kembali menjadi destinasi wisata olahraga di Kabupaten Batang.

Langkah ini dilakukan untuk menghidupkan suasana pantai supaya kian ramai. Total ada seribuan peserta mengikuti event lari pada Minggu 14 September 2025. 

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa banyak yang ikut. Mungkin pesertanya lebih dari seribu orang. Jadi saya juga ikut lari bersama istri berhasil finish 5K dengan catatan waktu kurang lebih 30 menit,” kata Bupati Batang M Faiz Kurniawan.

Ia pun menyampaikan visinya untuk penataan kota Batang menjadi lebih baik. Terutama dari pusat kota hingga Pantai Sigandu dan Ujungnegoro.

Karenanya, rencana untuk pemindahan kafe-kafe dan warung di tepi pantai akan dilakukan dari utara jalan ke selatan jalan.

Supaya pemandangan pantai lebih luas dan tertata, bisa dilihat langsung dari jalan. 

"Destinasi utama kita itu dari jalan Yos Sudarso sampai Sigandu Ujungnegoro. Baik dari trotoarnya, akses jalan dan lain sebagainya. Dari pintu masuk kita sudah menyampaikan pelan-pelan, sekarang yang di utara jalan bisa kita fokuskan ke selatan semua. Supaya di sini nanti bisa full view dinikmati oleh masyarakat," tegasnya.

Meski begitu, Faiz tak menutup mata terhadap persoalan besar di kawasan pesisir, yakni abrasi.

Ia menegaskan penanganan abrasi tidak bisa ditangani kabupaten sendirian.

“Pembangunan Giant Sea Wall membutuhkan anggaran triliunan rupiah. Itu ranah pemerintah pusat. Tapi kabar baiknya, Presiden Prabowo sudah punya konsep Giant Sea Wall yang menyambung Jakarta hingga Pantura, termasuk Batang,” jelasnya.

Faiz juga mengungkapkan bahwa Batang kini telah resmi masuk dalam Otorita Pantura, yang diharapkan dapat mempercepat pembangunan dan perlindungan wilayah pesisir.

“Kami sudah komunikasikan ke Kementerian PUPR dan Menko Infrastruktur. Harapannya Batang bisa jadi prioritas,” tambahnya.

Ketua Penyelenggara Batang Run 2025 sekaligus Penjabat Sekda Kabupaten Batang, Sri Purwaningsih, menyebut keberhasilan event ini di luar ekspektasi.

“Awalnya kita targetkan hanya 750 peserta. Namun ternyata jumlahnya membludak, yang mendaftar online sekitar 950 orang dan sisanya offline,” jelasnya.

Sri menegaskan bahwa tujuan utama event ini bukan hadiah, melainkan promosi pariwisata. Mengenalkan pantai Sigandu ke khalayak umum.

“Semangat kita ingin mengenalkan potensi wisata Batang, khususnya kawasan pesisir. Ke depan bisa jadi bukan hanya pantai, tapi wisata lainnya. Banyak anak muda yang antusias, komunitas lari juga tumbuh subur. Jadi event seperti ini memang mereka butuhkan,” tandasnya. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#pantai #Run #sigandu #batang