METROPEKALONGAN.COM, Batang - Rencana pembangunan SMA Negeri di Kecamatan Limpung yang telah lama dinantikan masyarakat akhirnya menemui titik terang.
Dukungan kuat kini datang dari berbagai pihak, tidak hanya dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, tetapi juga dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang.
Dukungan legislatif ini disuarakan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Batang, Benny Abidin.
Ia menyambut baik realisasi aspirasi masyarakat yang sudah tertunda selama bertahun-tahun tersebut.
"Saya sangat mendukung dan menyambut baik sekali. Setelah sekian lama belum terlaksana, sekarang alhamdulilah aspirasi masyarakat Limpung dan sekitarnya terkait pembangunan SMA Negeri segera terealisasi," ujar politisi dari Partai Gerindra tersebut, Kamis 23 Oktober 2025.
Benny Abidin menambahkan, mengenai lokasi pembangunan, pihaknya tidak mempermasalahkan di manapun letaknya. Seperti yang diberitakan sebelumnya, pembangunan SMA Negeri di Limpung itu akan dilakukan di Desa Babadan.
Namun, ia menekankan pentingnya dialog dengan sekolah-sekolah swasta yang sudah ada agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Di Limpung sendiri terdapat sekitar 5 sekolah swasta setingkat SLTA.
"Mengenai ada sekolah swasta perlu didiskusikan bagaimana agar tidak merugikan. Kita berperan bersama, baik sekolah swasta maupun negeri, sama-sama mencerdaskan generasi ke depan. Tidak hanya cerdas ilmu, tapi tidak kalah penting cerdas akhlak, iman, dan takwa, sehingga melahirkan generasi pemimpin-pemimpin yang saleh," tegasnya.
Dukungan ini sejalan dengan pernyataan yang sebelumnya disampaikan oleh Wakil Bupati Batang, Suyono.
Usai mengikuti upacara Hari Santri di Lapangan Limpung, Rabu 22 Oktober 2025, Suyono mengungkapkan, warga Nahdlatul Ulama (NU) setempat juga siap mengawal rencana tersebut.
Warga NU memberikan catatan agar lokasi pembangunan tidak berdekatan dengan lembaga pendidikan swasta yang sudah ada, demi terciptanya iklim yang harmonis antar lembaga pendidikan.
"Pada momen Hari Santri ini, ada pernyataan sikap dari warga NU yang siap mengawal pembangunan SMA atau SMK Negeri di wilayah Kecamatan Limpung," ungkapnya.
Rencananya, sekolah tersebut akan dibangun di atas tanah bengkok milik Kepala Desa Babadan.
Suyono memastikan proses pengalihan lahan untuk kepentingan umum ini telah melalui mekanisme yang benar. Proyek ini akan didanai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan telah mendapat respon positif.
Sembari menunggu realisasi di Limpung, Pemkab Batang juga tengah mempersiapkan pembangunan sekolah serupa di wilayah lain, yaitu Kecamatan Blado. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla