Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Cerita Detik-Detik Kecelakaan Bus PO Haryanto di Tol Batang-Semarang, Oleng Tiga Kali di Tengah Hujan Deras

Riyan Fadli • Selasa, 28 Oktober 2025 | 00:12 WIB
LAKA: Kondisi bus yang rusak akibat kecelakaan saat berada di Exit Tol Kandeman.
LAKA: Kondisi bus yang rusak akibat kecelakaan saat berada di Exit Tol Kandeman.

METROPEKALONGAN.COM, Batang - Bus PO Haryanto dengan nomor polisi B-7394-VGA mengalami kecelakaan tunggal tragis pada Minggu malam 26 Oktober 2025.

Tiga orang penumpang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara 20 lainnya mengalami luka-luka. 

Kasatlantas Polres Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah, kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 22.35 WIB di KM 354 Jalur B Tol Batang-Semarang, yang masuk wilayah Desa Ponowareng, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang.

"Telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan KBM Bus Mercedes Benz PO Haryanto," jelas AKP Eka Hendra dalam keterangannya, Senin 27 Oktober 2025.

Berdasarkan kronologi kejadian, bus yang dikemudikan oleh Ali Yudiyanto, 36, warga Kabupaten Pati, melaju dari arah timur menuju barat di lajur kiri. Saat itu, kondisi cuaca hujan sangat deras dan arus lalu lintas tergolong sepi.

Sesampainya di lokasi kejadian, bus nahas tersebut diduga mengalami selip ban akibat jalan yang licin. 

"Bus berjalan oleng ke kiri secara tidak terkendali, kemudian menabrak pembatas jalan tol dan akhirnya terguling ke kanan," terang Kasatlantas.

Posisi akhir kendaraan berhenti melintang di badan jalan dengan menghadap ke arah timur, berlawanan dengan arah laju semula.

Akibat kerasnya benturan dan guncangan, tiga penumpang meninggal dunia seketika dengan luka serius di bagian kepala.

Ada tiga korban meninggal dunia, dua diantaranya ibu dan anak Anis Tya Mayzahra, 17, Suyatmi, 46, warga Tangerang asal Pati dan Rumisih, 54 warga Tanggerang juga asal Pati.

Sementara itu, 20 penumpang lainnya, termasuk anak-anak dan lansia, mengalami luka ringan hingga berat seperti patah tulang, memar, dan robek.

Para korban luka segera dilarikan ke RSUD Kabupaten Batang dan RS QIM Batang untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

K, 32, salah seorang penumpang yang selamat, menceritakan detik-detik mencekam saat bus yang ditumpanginya kehilangan kendali hingga akhirnya terguling.

Menurutnya, sebelum kejadian nahas itu terjadi, dirinya sedang tertidur. Ia terbangun secara tiba-tiba ketika merasakan bus mulai oleng dengan kencang.

"Posisi sebelum kejadian saya tidur. Waktu oleng, saya baru bangun," ungkap K saat dimintai keterangan, Senin 27 Oktober 2025.

Ia memperkirakan bus sempat oleng sebanyak dua hingga tiga kali sebelum akhirnya terguling.

"Olengnya kira-kira ya dua, tiga kali lah, baru glebak terus ngesot gitu," tuturnya.

Saat bus mulai kehilangan kendali itu, K refleks berpegangan erat pada kursi di depannya untuk menyelamatkan diri. Kepanikan pun pecah di dalam bus.

Ia melihat penumpang lain terjatuh dan bahkan saling menimpa satu sama lain di lantai bus.

"Waktu oleng saya langsung bangun, terus pegangan sama jok. Udah nggantung sama jok aja. Penumpang yang lainnya pada jatuh ke bawah, pada tertimpa," jelasnya.

Kosim menambahkan, kecelakaan terjadi di tengah kondisi cuaca buruk. Sebelum masuk Exit Tol Weleri, bus sempat berhenti untuk makan malam di Gringsing, sekitar pukul 10 malam dan kondisi belum turun hujan. Hujan baru mulai turun saat bus melaju di jalan tol. 

"Saat itu memang hujan deras. Kejadiannya kira-kira 10 sampai 15 menit setelah bus masuk dari pintu tol," ujarnya.

Mengenai korban yang meninggal dunia, K menyebutkan bahwa para korban duduk tepat di belakang kursi sopir. Menurut kesaksiannya, korban ditemukan dalam posisi terjepit di kursinya.

"Setahu saya, posisi korban (meninggal) di situ, kejepit sama jok," katanya.

K sendiri merupakan penumpang asal Demak yang hendak merantau Tangerang. Ia duduk di barisan kedua di belakang sopir.

Berdasarkan keterangan korban lainnya, sebelum oleng, bus sempat menghindari kendaraan kecil.(yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#laka #PO Haryanto #tol batang semarang #batang