METROPEKALONGAN.COM, Batang – Transformasi sistem pengawasan di daerah menjadi sorotan utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang.
Hal ini ditegaskan dalam acara Gelar Pengawasan Daerah yang dihelat di Ballroom Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Selasa 2 Desember 2025.
Bupati Batang, M Faiz Kurniawan menekankan, pengawasan bukan sekadar formalitas, melainkan kunci utama dalam mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN), khususnya yang berada di wilayah Batang.
Karena itu, Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) diminta bertransformasi menjadi mitra strategis.
“Tanpa pengawasan yang kuat, risiko penyimpangan dan kegagalan program akan meningkat tajam,” tegasnya.
Faiz juga menyoroti pentingnya Penilaian Kinerja Organisasi (PKO). Ia meminta PKO tidak hanya berkutat pada aspek administrasi, tetapi harus melihat efektivitas program dan dampaknya bagi masyarakat.
“PKO memaksa kita melihat gambaran besar. Hasil PKO harus menjadi dasar yang jujur dan objektif dalam pengambilan keputusan. Oleh karena itu, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membuka diri terhadap proses PKO,” ujarnya.
Ia pun meminta para pejabat tidak alergi terhadap fungsi pengawasan. “Jangan jadikan pengawasan sebagai momok, tetapi sebagai konsultasi profesional untuk continuous improvement,” imbuhnya.
Poin penting lainnya adalah sinergi antara APIP dan Aparat Penegak Hukum (APH). Faiz menegaskan bahwa pencegahan harus diutamakan dibanding penindakan.
APIP harus berperan sebagai early warning system melalui audit investigatif dan pendampingan sejak dini.
“Prinsip ini penting agar APH tetap fokus pada kasus besar, sementara APIP memperbaiki sistem tata kelola. Penguatan pengawasan dan sinergi antarlembaga bertujuan mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN), terutama yang berada di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang,” terangnya.
Terkait PSN yang memiliki alokasi dana besar dan tenggat waktu ketat, Bupati meminta pengawasan dilakukan secara real-time dan on-site agar terlaksana sesuai regulasi dan tidak kendor.
Melalui gelaran ini, diharapkan tercipta momentum transformasi pengawasan untuk mewujudkan pembangunan Batang yang maju, mandiri, dan bermartabat lewat aparatur yang berintegritas. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla