METROPEKALONGAN.COM, Batang – PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) kembali menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan.
Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk BEST (BPI Experience, Sharing and Teaching) Class, BPI mengajak siswa SMA Bakti Praja 2 Batang mengenal lebih dekat industri ketenagalistrikan.
Kegiatan edukatif ini digelar di Gedung Administrasi PLTU Batang, Selasa 23 Desember 2025. Program ini bertujuan memperluas wawasan para siswa mengenai teknologi tinggi yang diterapkan di salah satu PLTU terbesar di Asia Tenggara tersebut.
General Manager Stakeholder Relation PT BPI, Aryamir H. Sulasmoro, yang diwakili oleh CSR & Community Relation Manager Ahmad Lukman, menjelaskan bahwa BEST Class dikemas dalam bentuk kelas singkat (short course) dengan menggandeng sekolah-sekolah di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Program BEST Class memberikan kesempatan kepada siswa tingkat menengah di Kabupaten Batang untuk melihat dan memahami lebih dekat PLTU Batang yang mengoperasikan teknologi modern serta berkomitmen terhadap keselamatan dan lingkungan,” ujar Aryamir H. Sulasmoro.
Lebih lanjut, Aryamir menilai siswa merupakan sasaran strategis. Dengan kemampuan intelektual yang dimiliki, diharapkan informasi seputar PLTU dapat diterima optimal dan diteruskan ke lingkungan keluarga hingga masyarakat luas.
“Kami berharap para guru dan khususnya adik-adik siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya agar memperoleh manfaat yang maksimal, serta termotivasi untuk terus belajar dan berkontribusi bagi masa depan,” tambahnya.
Kepala SMA Bakti Praja 2 Batang, Rr. Tri Utaminingsih, S.Pd., mengapresiasi langkah BPI. Menurutnya, pengalaman belajar langsung dari praktisi industri sangat berharga bagi siswanya.
“Melalui Program Best Class, kami berharap dari para siswa akan tumbuh ketertarikan terhadap berbagai kegiatan dan dunia kerja di PLTU. Selain itu, dengan adanya program ini para guru dapat berperan aktif dalam memberikan wawasan serta membuka peluang kerja bagi putra-putri daerah, khususnya dari 14 desa di sekitar PLTU ini.” ungkapnya.
Antusiasme juga dirasakan para peserta. Hendri Kusuma, salah satu siswa, mengaku materi yang disampaikan sangat membuka wawasan baru mengenai operasional PLTU Batang.
"Program Best Class sangat bermanfaat bagi siswa siswi Bhaktipraja 2, dalam memudahkan akses informasi beasiswa, peluang pekerjaan serta mengetahui yang ada di dalam PLTU.” ujarnya. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla