METROPEKALONGAN.COM, Batang – Warga Batang dan sekitarnya kini bisa melihat langsung tingkah lucu Kapibara atau yang populer dengan julukan "Masbro".
Satwa pengerat raksasa yang viral di media sosial ini resmi menjadi penghuni baru di Safari Beach Jateng (SBJ).
Hewan pengerat yang kalem ini berada di bagian depan area pantai di SBJ. Mereka terlihat selalu bergerombol, satu ke kanan, semua ikut ke kanan. Satu ke tempat makan, semua ikut membuntuti.
Tingkat inilah yang membuat pengunjung gemas dengan Kapibara. Selain bergerak ke sana ke mari, merka juga lebih sering berdiam diri melamun, sambil mengunyah makanan. Momen ini membuatnya seperti sebuah patung, dengan mulut yang bergerak.
"Gemes aja lihatnya, kaya tikus tapi besar dan ga punya ekor. Sayang belum boleh dipegang, masih penyesuaian katanya," ujar Toni salah satu pengunjung dari Pekalongan.
Dokter Hewan Safari Beach Jateng, Danny Bagus Wibowo, menjelaskan bahwa kehadiran Kapibara ini merupakan hasil pertukaran satwa (breeding loan) dengan Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta.
"Kami mendatangkan lima ekor Kapibara dari Ragunan. Sebagai gantinya, kami mengirimkan dua ekor sapi Watusi ke sana," ujar Danny.
Meski merupakan satwa asli Amerika Selatan, Kapibara yang didatangkan ini sudah beradaptasi penuh dengan iklim Indonesia.
Danny menyebutkan, satwa ini memiliki karakter koloni yang sangat cheerful dan friendly. Sifatnya yang tenang dan mudah bergaul dengan spesies lain—bahkan predator sekalipun—membuatnya dijuluki "Masbro" oleh warganet.
Untuk memastikan kenyamanan satwa semi-akuatik ini, pihak SBJ telah menyiapkan kandang khusus (exhibit) yang menyerupai habitat aslinya di hutan rawa.
"Karena mereka semi-akuatik alias suka berenang, kami buatkan kolam yang cukup luas lengkap dengan air terjun (waterfall). Jadi mereka bisa bermain air dengan enjoy," tambah Danny.
Baca Juga: Daya Beli Hewan Kurban Turun Drastis di Kabupaten Batang
Mengenai kondisi biologisnya, Danny memaparkan bahwa kelima Kapibara ini masih tergolong muda.
Saat ini, usia mereka baru menginjak sekitar satu tahun. Kapibara punya rentang hidup yang cukup panjang, bisa mencapai 15 tahun.
Soal pakan, satwa herbivora ini tergolong "rakus". Satu ekor Kapibara bisa menghabiskan hingga 4 kilogram rumput dalam sehari.
Sifat alaminya sebagai pengerat membuat mereka aktif mengunyah untuk mengasah gigi.
Setelah melalui masa karantina selama dua minggu untuk memastikan kesehatan, kelima "Masbro" ini kini sudah bisa dilihat di area display. Meski saat ini pengunjung baru bisa sekadar melihat, Danny membocorkan rencana ke depan.
"Untuk saat ini belum ada interaksi langsung. Tapi coming soon, kami akan buka sesi feeding dan foto bareng. Jadi pengunjung bisa lebih dekat dengan Masbro," pungkasnya. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla