Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Batang Diterjang Banjir dan Longsor, Bupati Faiz Terobos Banjir Salurkan Bantuan

Riyan Fadli • Senin, 19 Januari 2026 | 21:09 WIB
BENCANA: Bupati Batang M Faiz Kurniawan, bersama Forkopimda meninjau banjir di Karangasem Utara.
BENCANA: Bupati Batang M Faiz Kurniawan, bersama Forkopimda meninjau banjir di Karangasem Utara.

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Batang sejak Jumat 16 Januari 2026 sore memicu rangkaian bencana hidrometeorologi.

Hujan deras dengan durasi panjang mengakibatkan tanah longsor dan banjir di sedikitnya 13 titik.

Kondisi ini memaksa ribuan warga terdampak dan mendapat atensi langsung dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang, intensitas hujan yang tinggi sejak pukul 17.30 WIB membuat kondisi tanah menjadi labil serta meningkatkan debit sungai secara signifikan hingga meluap ke pemukiman.

Kepala Pelaksana BPBD Batang, Wawan Nurdiansyah menjelaskan fenomena tersebut. “Curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama menyebabkan beberapa kejadian longsor dan banjir di wilayah Kabupaten Batang,” ungkapnya.

BPBD mencatat longsor terjadi di empat lokasi, yakni Desa Tombo (Kecamatan Bandar), Desa Reban (Kecamatan Reban), Desa Kecepak (Kecamatan Batang), serta Desa Wonobodro (Kecamatan Blado).

“Akibat longsor tersebut, total tujuh rumah warga terdampak, dengan rincian empat rumah di Desa Tombo dan masing-masing satu rumah di tiga lokasi lainnya. Selain longsor, banjir melanda sembilan wilayah lainnya, antara lain Kelurahan Karangasem Utara, Kasepuhan, Watesalit, Proyonanggan Tengah, serta Desa Klidang Lor, Denasri Kulon, Kalipucang Wetan, Kalipucang Kulon, dan Kalisalak,” jelas Wawan.

Di tengah genangan air, rombongan menyalurkan bantuan logistik berupa nasi bungkus dan susu kemasan, sekaligus memetakan langkah penanganan.

Bupati Faiz menyoroti bahwa beberapa area di Kecamatan Batang memang menjadi langganan banjir saat puncak musim hujan.

“Wilayah yang terdampak banjir meliputi Kauman, Klidang Lor, Klidang Wetan, Karangasem Utara, Denasri Kulon, Kasepuhan, Kalipucang Wetan, yang terdampak banjir akibat hujan lebat,” ujarnya.

Pemkab Batang kini menetapkan tiga prioritas bantuan agar tepat sasaran. Yaitu rumah terendam di atas 50 sentimeter, rumah terendam di bawah 50 sentimeter, dan akses jalan menuju lokasi banjir.

Sementara itu, Kapolres Batang AKBP Veronica menegaskan kesiapan aparat keamanan. Pihaknya menerjunkan personel untuk menjaga keamanan rumah warga yang ditinggalkan serta menyiagakan posko kesehatan keliling.

“Saat ini seluruh Polsek jajaran berstatus siaga, siap membantu mereka yang terdampak banjir. Kami imbau masyarakat menjaga kesehatan dan keselamatan, bila tidak terlalu mendesak bisa meminimalkan perjalanan karena arus lalulintas yang cenderung padat serta waspada penggunaan listrik saat banjir,” tegas Kapolres.

Di sisi lain, Dandim 0736/Batang, Letkol Inf Andhika Baroto Chrishastantyo menganalisis bahwa banjir kali ini diperparah oleh naiknya permukaan air laut (rob) yang menghambat laju air sungai ke muara, meski normalisasi sungai telah dilakukan.

“Dapur umum juga sedang disiapkan di Makodim untuk membantu dapur umum Polres Batang dan Dinsos yang telah ada,” tandas Dandim.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Meski demikian, BPBD mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.

“Laporan ini masih bersifat sementara dan dapat berubah sesuai dengan perkembangan di lapangan,” pungkas Wawan. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#banjir #longsor #batang #musim hujan #bencana