Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Jawa Tengah Nasional Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Tanggap Bencana, DPRD Batang Perkuat Operasional Dapur Umum

Riyan Fadli • Jumat, 23 Januari 2026 | 03:22 WIB

 

Ketua DPRD Kabupaten Batang saat menyerahkan bantuan pada Dinsos.
Ketua DPRD Kabupaten Batang saat menyerahkan bantuan pada Dinsos.

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Cuaca ekstrem yang menghantam Kabupaten Batang sejak Selasa 20 Januari 2026 mengakibatkan banjir parah dengan ketinggian air mencapai 1,2 meter di sejumlah titik. Kondisi ini memaksa ratusan warga mengungsi dan melumpuhkan aktivitas harian.

Merespons kondisi darurat tersebut, jajaran DPRD Kabupaten Batang bergerak cepat. Para wakil rakyat memastikan pasokan logistik aman agar kebutuhan pangan warga terdampak banjir terpenuhi.

Dapur umum Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Batang kini menjadi pusat kesibukan. Asap dapur yang terus mengepul menjadi simbol harapan bagi para pengungsi.

Ketua DPRD Kabupaten Batang, Su’udi, menegaskan bahwa bantuan logistik pangan adalah prioritas yang tak bisa ditawar dalam situasi bencana.

Su’udi menyebutkan, bantuan yang disalurkan pihaknya difokuskan untuk operasional dapur umum. Hal ini demi menjamin perut warga yang terdampak tidak kosong di tengah musibah.

"Pimpinan dan temen - temen anggota dewan peduli terhadap para korban, memberikan bantuan untuk kebutuhan dapur umum karena saat ini sangat dibutuhkan masyarakat," ujar Su’udi usai menyerahkan bantuan, Kamis 22 Januari 2026.

Langkah cepat legislatif ini mendapat apresiasi dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batang, Wilopo, mengakui bahwa operasional dapur umum sangat bergantung pada dukungan berbagai pihak untuk menjaga ketersediaan stok makanan siap saji.

"Kepada Bapak Ketua DPRD Kabupaten Batang beserta jajaran anggota DPRD, (terima kasih) atas bantuan untuk pelaksanaan kegiatan dapur umum dalam rangka pemberian bantuan kepada warga yang terdampak banjir," ungkap Wilopo.

 

Genjot Produksi Ribuan Nasi Bungkus

Wilopo menjelaskan, tim dapur umum harus kembali bekerja ekstra. Setelah banjir sempat surut di awal pekan, cuaca kembali memburuk pada hari kelima, memaksa tim Dinsos untuk kembali "tancap gas".

"Hari Rabu dan Kamis ini kita go lagi, istilahnya melaksanakan dapur umum lagi, karena atas perintah dan juga kondisi riil di lapangan masyarakat masih sangat membutuhkan bantuan makanan siap saji," tambah Wilopo.

Meskipun bekerja secara mandiri tanpa bantuan personel luar daerah, tim dapur umum berupaya memenuhi target distribusi siang dan malam.

"Rata-rata 1.500 sampai 2.000 (porsi). Kami dipush paling tidak ya 1.000 sampai 1.500. Insyaallah bisa memenuhi target daripada pemberian makanan tersebut," jelasnya.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang, Kepala Pelaksana BPBD Wawan Nurdiansyah melaporkan hujan deras memicu bencana di 10 titik.

Bencana meliputi tanah longsor di wilayah atas seperti Pecalungan, Tersono, Bandar, dan Blado.

Sementara itu, luapan Sungai Kupang dan Sungai Sambong merendam pemukiman di Warungasem, Klidang Lor, hingga Karangasem Utara. Di Desa Cepagan, tercatat 40 warga harus mengungsi akibat air yang masuk ke dalam rumah.

Kendati terdapat kerusakan fisik pada jembatan dan rumah, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sinergi antara DPRD dan Pemkab Batang diharapkan mempercepat pemulihan pascabencana. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#DPRD Batang #banjir #dapur umum #bencana