Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Jawa Tengah Nasional Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Antisipasi Cuaca Ekstrem, BPBD Batang Pangkas Pohon Rawan Tumbang di Pantura Subah

Riyan Fadli • Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:35 WIB

 

ANTISIPASI: Sejumlah petugas BPBD memotong pohon antisipasi tumbang di sepanjang Jalur Pantura, Kecamatan Subah Kabupaten Batang.
ANTISIPASI: Sejumlah petugas BPBD memotong pohon antisipasi tumbang di sepanjang Jalur Pantura, Kecamatan Subah Kabupaten Batang.

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Bencana pohon tumbang mengancam para pengguna jalan pada cuaca ekstrem akhir-akhir ini.

Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang bergerak cepat melakukan pemangkasan pohon rawan tumbang di sepanjang Jalur Pantura, Kecamatan Subah, Jumat 23 Januari 2026.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Batang, Muhammad Fajri menegaskan, kegiatan ini merupakan eksekusi langsung dari arahan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Batang dalam rapat koordinasi kesiapsiagaan bencana.

“Ini tindak lanjut hasil rapat koordinasi. Tujuannya untuk merapikan dan memangkas pohon-pohon yang sudah menutupi badan jalan agar tidak menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan,” jelas Fajri.

Meski penyisiran dilakukan di sejumlah titik krusial Jalur Pantura mulai dari Kecamatan Subah, Tulis, Kandeman, hingga Batang Kota, prioritas utama hari ini difokuskan pada pohon besar yang menjulang di depan akses masuk Puskesmas Subah.

Posisi pohon tersebut dinilai sangat membahayakan jika sewaktu-waktu terjadi angin kencang.

“Pohon ini kondisinya rawan dan berpotensi roboh, apalagi saat angin kencang dan hujan lebat. Lokasinya berada di akses masuk fasilitas pelayanan umum, sehingga harus dieksekusi lebih dulu,” terangnya.

Dalam operasi pemangkasan ini, BPBD Batang tidak bekerja sendiri. Sinergi lintas sektoral dilakukan dengan melibatkan Pemerintah Kecamatan Subah, DPUPR, PLN, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, serta aparat Polsek Subah. Pihak Puskesmas Subah juga telah mengondisikan jalur darurat agar layanan kesehatan tidak terganggu.

“Untuk sementara, satu pohon ini dulu. Sambil berjalan, kami akan melakukan pendataan jumlah pohon rawan di wilayah Subah dan Tulis, kemudian dijadwalkan untuk penanganan berikutnya,” ungkap Fajri.

Fajri menargetkan pengerjaan di titik prioritas ini tuntas dalam satu hari, dengan catatan kondisi cuaca mendukung. Upaya ini akan terus berlanjut ke wilayah lain di sepanjang jalur nasional tersebut. 

“Setelah ini akan ada pendataan lanjutan untuk wilayah lain seperti Tulis agar penanganannya bisa terjadwal dan terkoordinasi dengan baik,” pungkasnya. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#pohon #pantura #batang