METROPEKALONGAN.COM, Batang – Program peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta pengembangan ketenagakerjaan dilakukan bersama perusahaan swasta.
Kali ini Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Batang menggandeng PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) selaku pemilik dan pengelola PLTU Batang.
Kepala Disnaker Kabupaten Batang, Suprapto menjelaskan, kolaborasi ini sangat strategis untuk mengawinkan program pelatihan dan penempatan tenaga kerja milik pemerintah dengan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR).
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap akses masyarakat terhadap peluang kerja dapat semakin terbuka, sekaligus mendorong tumbuhnya usaha-usaha baru di sekitar wilayah operasional PLTU Batang,” kata Suprapto di sela penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) beberapa waktu lalu.
Ia menekankan, Disnaker siap mendukung implementasi PKS ini agar dampaknya bisa terukur dan berkelanjutan bagi masyarakat Batang.
Dukungan serupa datang dari Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Kabupaten Batang, Agung Widodo.
Ia menilai PKS ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Batang dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha.
“Kerja sama ini dirancang untuk jangka waktu lima tahun sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya di bidang ketenagakerjaan,” tegas Agung.
Sementara itu, General Manager (GM) Stakeholder Relation BPI Aryamir H. Sulasmoro melalui External Relation Manager, Bagus Dona Doni, menjelaskan bahwa PKS ini adalah wujud nyata visi perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat.
“Kami mendorong pelaksanaan program-program peningkatan kompetensi tenaga kerja secara kolaboratif agar memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan,” jelas Bagus. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla