Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Dukung Gerakan Jateng ASRI, PLTU Batang Aksi Nyata Kelola Sampah di Peringatan HPSN 2026 Pantai Jodo

Riyan Fadli • Selasa, 24 Februari 2026 | 17:55 WIB

Gerakan bersih-bersih sampah di Pantai Sigandu.
Gerakan bersih-bersih sampah di Pantai Sigandu.

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026 menjadi momentum penting bagi penguatan pelestarian lingkungan di wilayah pesisir.

Memperkuat sinergi tersebut, PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) selaku pemilik PLTU Batang menyatakan dukungan penuhnya terhadap Gerakan Jawa Tengah ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Puncak peringatan HPSN 2026 ini dipusatkan di Pantai Jodo, Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Selasa 24 Februari 2026.

Peluncuran Gerakan Jateng ASRI dibarengi dengan aksi bersih sampah serentak di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah sebagai langkah nyata transformasi pengelolaan sampah.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam sambutannya menekankan bahwa penanganan sampah butuh rencana aksi yang dieksekusi langsung di tingkat daerah, bukan sekadar komitmen di atas kertas.

Dari total produksi sampah di Jawa Tengah yang menembus 6,36 juta ton per tahun, tercatat baru sekitar 60 persen yang tertangani secara optimal.

"Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan harus menjadi gerakan edukasi agar sampah menjadi persoalan yang kita selesaikan bersama-sama sebagai budaya," tegas Ahmad Luthfi.

Selain masalah sampah, Gubernur juga menyoroti urgensi penanaman dua juta pohon mangrove di pesisir utara untuk menanggulangi dampak rob di sepanjang 920 kilometer garis pantai Jawa Tengah.

Merespons arahan tersebut, Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, siap memasifkan program kebersihan dari tingkat kabupaten hingga menyentuh level desa.

Saat ini, Kabupaten Batang menghasilkan sekitar 428 ton sampah per hari. Sebagai solusi jangka panjang, Pemkab Batang tengah mengebut persiapan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentul.

"TPST Sentul diproyeksikan memiliki kapasitas 100 hingga 120 ton per hari dan akan mulai dibangun pada Agustus mendatang dengan target selesai pada 2027. Melalui pembangunan TPST, optimalisasi TPS3R, serta kerja sama antar wilayah di Pekalongan Raya, kami optimistis dapat menyelesaikan sekitar 80 hingga 85 persen persoalan sampah di Kabupaten Batang," ujar Bupati Faiz Kurniawan.

Dukungan sektor industri menjadi salah satu elemen krusial dalam menyukseskan target pemerintah.

General Manager Stakeholder Relation PT Bhimasena Power Indonesia, Aryamir H. Sulasmoro, mewujudkan komitmen nyata perusahaan dengan menyerahkan bantuan sarana kebersihan berupa 16 unit tempat sampah terpilah (organik dan anorganik) serta 250 bibit cemara laut.

Bibit ini akan ditanam di kawasan pesisir guna menahan abrasi dan melindungi garis pantai.

Selain itu, BPI turut menghadirkan pameran produk inovatif hasil kreasi warga penerima manfaat dari Forum Komunikasi Bank Sampah Desa (FKBSD) Kecamatan Tulis.

”Kami sebagai bagian dari komunitas di Kabupaten Batang berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencapai target pengelolaan sampah. Pengelolaan lingkungan bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi juga tanggung jawab sosial perusahaan demi masa depan Jawa Tengah yang berkelanjutan,” katanya.

Sejak beroperasi, BPI (PLTU Batang) telah konsisten menerapkan sistem pengelolaan sampah terpilah di area operasional, termasuk fasilitas pengomposan dan penyaluran sampah bernilai ekonomi ke bank sampah binaan.

Kolaborasi strategis bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jateng serta DLH Kabupaten Batang terus diintensifkan melalui pemberdayaan masyarakat dan penghijauan.

“Program tersebut meliputi reforestasi dan pengembangan kawasan mangrove di sekitar wilayah pesisir, serta penghijauan di sejumlah kawasan lain di Kabupaten Batang guna menjaga keseimbangan ekosistem,” pungkasnya. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Pantai Jodo #sampah #pltu #lingkungan