Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Jawa Tengah Nasional Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Hujan Angin Terjang Batang, Tiga Warga Tewas Tertimpa Pohon Tumbang, Fasilitas Umum Rusak

Riyan Fadli • Rabu, 4 Maret 2026 - 20:55 WIB

ANGIN RIBUT: Petugas saat menyingkirkan pohon-pohon yang tumbang di Kabupaten Batang.
ANGIN RIBUT: Petugas saat menyingkirkan pohon-pohon yang tumbang di Kabupaten Batang.

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang memporak-porandakan sejumlah wilayah di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Rabu 4 Maret 2026 sore.

Bencana alam ini menyisakan duka mendalam setelah tiga orang dilaporkan tewas akibat insiden pohon tumbang di beberapa titik.

Kapolres Batang AKBP Veronica menjelaskan, peristiwa mematikan ini terjadi nyaris bersamaan di sejumlah kecamatan mulai pukul 16.30 WIB.

Amukan angin juga memicu pohon tumbang yang menutup akses jalan utama dan merusak fasilitas warga.

“Benar, pada Rabu sore terjadi hujan disertai angin kencang di wilayah Kabupaten Batang yang mengakibatkan beberapa pohon tumbang. Tercatat tiga orang meninggal dunia,” ujar AKBP Veronica.

Berdasarkan data yang dihimpun, tiga korban jiwa berasal dari dua kecamatan berbeda, yakni Kecamatan Subah dan Gringsing.

Di Jalan Raya Pantura Jatisari, Subah pada pukul 16.40 WIB, sebuah pohon jati berukuran besar tumbang dan menimpa sebuah mobil yang tengah melintas.

Pengendara mobil tersebut dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sedangkan di Jalan Desa Gondang, Kecamatan Subah, korban jiwa kedua jatuh akibat tertimpa tiang listrik yang roboh tersapu pohon tumbang. Korban tengah mengendarai sepeda motor.

"Banyak yang roboh, posisi juga mati lampu," kata Camat Subah, M Yasin.

Lalu di Jalan Raya Pantura Surodadi, Kecamatan Gringsing, pada pukul 16.30 WIB, satu orang meregang nyawa usai tertimpa batang pohon yang tumbang di pinggir jalan raya.

Baca Juga: Warga Desa Bukur Kabupaten Pekalongan Dibantu Polisi Pulihkan Lingkungan Pascabencana Angin Kencang

Selain menelan korban jiwa, angin puting beliung dan pohon tumbang juga melumpuhkan akses lalu lintas dan merusak infrastruktur di beberapa kecamatan lain.

Seperti di Kecamatan Wonotunggal, pohon melintang di dekat Ponpes Inaroh, Desa Brayo.

Pohon tumbang juga terjadi di depan SDN 01 Wates yang turut merobohkan tiang listrik hingga memutus aliran listrik sekitar.

Sedangkan di Kecamatan Batang, angin puting beliung merobohkan papan reklame raksasa di barat SPBU Sambong, menutup sebagian akses Jalan Pantura.

Di Kecamatan Tulis, atap Gedung Serba Guna (GOR) NEO di Desa Beji rusak parah diterjang puting beliung.

Selain itu, pohon tumbang menutup jalan di depan Puskesmas Banyuputih dan menimpa rumah warga di Dukuh Kemamang, Desa Candi, Kecamatan Bandar. Beruntung, tidak ada korban jiwa di lokasi ini.

Merespons bencana yang terjadi secara sporadis ini, tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan langsung diterjunkan ke berbagai titik.

Petugas berjibaku mengevakuasi korban, membersihkan material pohon dari badan jalan, hingga mengurai kemacetan lalu lintas.

Jenazah korban tewas telah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.

Mengingat ancaman cuaca ekstrem belum usai, pihak kepolisian meminta warga untuk ekstra waspada.

“Cuaca saat ini cukup ekstrem. Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan mengikuti informasi resmi dari instansi terkait,” tegas AKBP Veronica.

Hingga Rabu malam, proses pendataan dampak kerusakan akibat cuaca ekstrem di Kabupaten Batang masih terus dilakukan oleh aparat gabungan.

Warga diminta untuk tidak berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat hujan badai melanda. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#badai #pantura #pohon tumbang #angin badai