METROPEKALONGAN.COM, Batang – Nasib nahas menimpa Andriansyah, 22, seorang pemuda asal Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Niat hati turun dari kendaraan, ia justru tewas mengenaskan usai kunduran atau terlindas truk tronton mundur yang dikemudikannya sendiri di ruas Jalan Nasional Pantura, tepatnya di Desa Surodadi, Kecamatan Gringsing, pada Selasa malam 10 Maret 2026.
Insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan dua truk tronton dan satu mobil sedan ini dibenarkan oleh Kasatlantas Polres Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah.
Berdasarkan laporan yang diterima dari Piket Pos Roban Polres Batang, peristiwa maut tersebut terjadi sekitar pukul 22.57 WIB.
"Korban meninggal dunia di lokasi kejadian (TKP) akibat luka berat. Saat ini jenazah korban sudah dievakuasi ke RSI Kendal," terang AKP Eka Hendra Ardiansyah.
Kecelakaan tragis ini bermula ketika Truk Tronton Hino bernopol B-9492-JEH yang dikemudikan oleh korban, Andriansyah, berhenti di bahu jalan sebelah selatan dengan posisi menghadap ke barat.
Menurut keterangan saksi di lokasi, Maida Alif Mustofa, 24 dan Dika Prinanto, 46, kondisi jalan di titik tersebut lurus namun konturnya agak menanjak. Saat itu, cuaca sedang cerah dan arus lalu lintas terpantau sedang.
"Korban turun dari ruang kemudi dan berjalan ke arah belakang truk. Tiba-tiba, kendaraan berat tersebut meluncur mundur dan langsung menabrak tubuh korban," imbuhnya.
Tragedi tak berhenti sampai di situ. Setelah melindas tubuh pemiliknya, truk tanpa awak tersebut terus melaju mundur dan menghantam sebuah Truk Tronton Hino bernopol B-9136-BYU yang dikemudikan Taupik Nugraha 54, yang saat itu sedang terparkir di belakangnya.
Kerasnya benturan membuat truk milik Taupik terdorong hebat ke belakang hingga naik ke atas median jalan. Laju truk baru terhenti setelah menabrak pagar milik Pabrik Surya Jaya Mulya yang berada di sisi utara jalan.
Sementara itu, truk tronton milik korban (B-9492-JEH) rupanya masih terus bergerak mundur dan baru benar-benar berhenti setelah menghantam sebuah mobil Sedan Mitsubishi Lancer GLX bernopol G-1467-DC milik Mujari, 47, warga Gringsing yang juga sedang parkir di bahu jalan.
Akibat insiden mengerikan ini, Andriansyah mengalami luka yang sangat fatal. Pemuda berusia 22 tahun itu menderita cedera kepala berat, putus pada kaki kiri, serta memar parah di bagian dada dan perut.
Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum akhirnya dilarikan ke RSI Kendal. Sementara itu, pengemudi truk tronton lainnya maupun pengemudi mobil sedan dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka-luka.
Namun, kerugian material akibat kerusakan ketiga kendaraan dan fasilitas pabrik ditaksir mencapai Rp 20.000.000.
Pihak Satlantas Polres Batang saat ini telah mengamankan barang bukti berupa kendaraan yang terlibat dan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait faktor pasti penyebab mundurnya truk tronton nahas tersebut. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla