METROPEKALONGAN.COM, Batang – Tradisi tahunan Langenan Ban kembali memeriahkan aliran Sungai Kecepak, Kabupaten Batang.
Digelar khusus untuk memeriahkan gebyar Syawalan, ratusan warga tumpah ruah terjun ke sungai.
Uniknya, tahun ini ada sekitar 300 peserta yang rela berpanas-panasan demi memperebutkan hadiah utama berupa dua ekor kambing dan beragam hadiah hiburan lainnya hingga garis finis.
Panitia Langenan Ban, Muhammad Nasrul Fajar mengungkapkan, pihaknya bersama para donatur telah menyiapkan hadiah bernilai jutaan rupiah. Mulai dari uang tunai, barang elektronik, hingga grand prize dua ekor kambing.
Peningkatan kualitas hadiah ini tak lepas dari kontribusi para donatur, termasuk warga perantauan yang sedang mudik ke kampung halaman.
Selain untuk memeriahkan event Syawalan, Langenan Ban juga menjadi media edukasi anak-anak agar menjaga lingkungan sungai Kecepak yang menjadi aliran irigasi.
"Peserta antara 250 sampai 300 orang baik lokal anak sampai dewasa, bahkan mereka yang mudik pun ikut berpartisipasi,” katanya.
Event ini tidak hanya dikemas sebagai sarana hiburan rakyat semata. Di balik kemeriahannya, ada pesan penting tentang pelestarian lingkungan yang ditanamkan kepada generasi muda sejak dini.
“Kami selalu mengajak anak-anak untuk menjaga lingkungan hidup, dengan tidak buang sampah di sungai,” tegasnya.
Dari kacamata perekonomian, gelaran ini sukses membawa berkah bagi warga. Terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat yang meraup untung dari berjualan makanan ringan hingga mainan tempo dulu.
“Yang jelas banyak pedagang dadakan yang ikut mendulang cuan, kita sama-sama menghidupkan potensi wisata air sekaligus pengungkit ekonomi lokal,” jelasnya.
Daya tarik Langenan Ban juga sangat dirasakan oleh warga yang sedang pulang kampung.
Nisa, salah satu warga Kecepak yang sudah tiga tahun merantau di Tangerang, bersama sang suami, mengaku bangga karena tradisi kampung halamannya kini makin dikenal luas.
Momen ini juga menjadi ajang silaturahmi yang seru bersama sanak saudara.
“Tahun lalu ikut Langenan Ban alhamdulillah dapat kipas angin, tahun ini mau ikut lagi, biar dapat hadiah kambing,” harapnya.
Antusiasme serupa juga ditunjukkan oleh para peserta cilik.
Kaka, beserta teman-teman sebayanya, menjadikan event tahunan ini sebagai momen langganan untuk menyalurkan hobi bermain air.
Motivasi Kaka tahun ini pun semakin berlipat ganda karena mengincar hadiah utama.
“Tahun kemarin dapat hadiah uang Rp150 ribu juara tiga, tahun ini ikut lagi biar juara satu terus dapat kambingnya, buat disate,” ujar dia dengan penuh semangat. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla