Wujudkan KRL Lokal ke KITB, Tarif Mulai Rp 5 Ribu

Riyan Fadli • Dipublikasikan Kamis, 2 April 2026 | 17:19 WIB
ILUSTRASI : Gambar ilustrasi AI KRL beroperasi di wilayah Kabupaten Batang. (DOK. AI)
ILUSTRASI : Gambar ilustrasi AI KRL beroperasi di wilayah Kabupaten Batang. (DOK. AI)

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang berupaya mempermudah akses transportasi bagi para pekerja di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

Bupati Batang M Faiz Kurniawan pun gerak cepat (gercep) melobi Menteri Perhubungan (Menhub) untuk mewujudkan sistem transportasi kereta api lokal sekelas KRL (Kereta Rel Listrik) atau Commuter Line layaknya di ibu kota.

Langkah ambisius ini difokuskan pada pengajuan skema subsidi Public Service Obligation (PSO).

Nantinya, moda transportasi ini dirancang untuk menghubungkan titik strategis dari Stasiun KA Batang langsung menuju Stasiun Pelabuhan yang berada tepat di dalam kawasan KITB.

Tujuannya sangat jelas, memangkas waktu tempuh dan menekan biaya transportasi bagi tenaga kerja lokal.

Faiz menekankan, kehadiran kereta lokal ini menjadi angin segar bagi warga sekitar, terutama mereka yang berdomisili di wilayah Bandar dan sekitarnya.

“Rencananya, biaya perjalanan akan ditekan di kisaran Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu. Kami ingin orang Batang atau warga Bandar yang bekerja di KITB tidak lelah membawa motor sendiri ke lokasi kerja,” katanya.

Melalui fasilitas ini, para pekerja cukup datang ke stasiun terdekat, lalu duduk manis melanjutkan perjalanan menuju pabrik menggunakan kereta api dengan nyaman, aman, dan tentunya bebas macet.

Tak hanya fokus pada mobilitas siang hari, Pemkab Batang juga menaruh perhatian ekstra pada kenyamanan dan keamanan para pekerja shift malam.

Penataan infrastruktur penunjang di luar dan di sekitar kawasan industri kini sedang dikebut agar sinkron dengan ritme kerja KITB yang beroperasi 24 jam.

“Kami sudah berupaya mengoptimalkan penerangan jalan dan fasilitas lainnya. Tujuannya memastikan semua tenang saat beristirahat di malam hari. Ini bagian dari upaya kami menyediakan fasilitas terbaik bagi tenaga kerja agar mereka mendapatkan layanan yang layak saat berangkat maupun pulang kerja,” kata dia.

Dengan langkah proaktif ini, diharapkan KITB tidak hanya menjadi magnet investasi, tetapi juga kawasan yang ramah dan menyejahterakan para pekerja lokalnya. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
Sumber : Metro Pekalongan
transportasi Bupati Batang M Faiz Kurniawan menhub kereta api