METROPEKALONGAN.COM, Batang—Pertumbuhan pesat sektor industri di Kabupaten Batang membawa angin segar bagi para pencari kerja (pencaker). Salah satu profesi khusus yang kini makin diburu oleh berbagai perusahaan adalah tenaga operator forklift.
Merespons tingginya permintaan tenaga kerja terampil di bidang logistik dan alat berat tersebut, Pemkab Batang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) gerak cepat menyiapkan SDM lokal melalui program pelatihan dan sertifikasi gratis.
Kepala Disnaker Batang Suprapto mengungkapkan, pihaknya telah memberangkatkan 20 peserta terpilih untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi operator forklift kelas 2 di lembaga pelatihan Akualita Semarang.
“Operator forklift ini memang masih dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan di Batang, terutama untuk mendukung mobilitas barang di sektor pergudangan dan industri,” katanya.
Suprapto menjelaskan, meski setiap pabrik mungkin tidak merekrut dalam jumlah masif, peran operator forklift sangat krusial di hampir seluruh lini industri untuk menunjang kelancaran produksi hingga distribusi. Mengingat risiko kerjanya tinggi, pelatihan ini wajib diimbangi dengan pemahaman Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang mumpuni.
“Selain operator forklift, kebutuhan tenaga kerja di Kabupaten Batang pada tahun ini diperkirakan mencapai lebih dari 5.000 orang. Sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja antara lain industri garmen, bidang K3 dan teknis, serta industri mebel seperti rotan sintetis yang membutuhkan tenaga las, penganyam, dan pengukir,” terangnya. (yan/aro)
Editor : Ida Nor Layla