METROPEKALONGAN.COM, Batang - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Kabupaten Batang tahun 2026 ini dipastikan bakal meriah dan sarat makna.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang secara resmi mengusung tagline "Batang Bahagia" yang tidak hanya sekadar slogan, tetapi membawa visi besar bagi masa depan masyarakat.
Kemeriahan hari jadi ini juga akan diwarnai dengan serangkaian acara akbar, mulai dari fun walk, tari masal, hingga pemecahan Rekor MURI.
Tema "Batang Bahagia" menurut Bupati Batang M Faiz Kurniawan, bermuara pada satu tujuan utama, yakni peningkatan quality of life atau kualitas hidup seluruh warga Kabupaten Batang.
"Tujuan kita kan quality of life, jadi kualitas hidup yang baik bagi warga Kabupaten Batang. Dan output dari quality of life itu sendiri adalah kebahagiaan," katanya Bupati Faiz.
Orang nomor satu di Kabupaten Batang ini menjelaskan, indikator kebahagiaan tidak boleh hanya diukur dari kacamata kesejahteraan ekonomi semata.
Konsep kebahagiaan yang ingin dicapai Pemkab Batang mencakup ekosistem hidup yang menyeluruh.
"Kebahagiaan itu tidak hanya bicara tentang kesejahteraan, tetapi bicara tentang kesehatan, bicara tentang kualitas udara, bicara tentang lingkungan masyarakat, dan juga mental masyarakat yang bahagia," jelasnya.
Untuk merealisasikan visi tersebut, Pemkab Batang menargetkan masyarakat memiliki lingkungan yang saling mendukung dan ruang publik yang memadai.
"Mereka punya tempat-tempat untuk melakukan aktivitas secara publik dan lain sebagainya, yang itu berpotensi pada peningkatan kualitas hidup dan lama hidupnya masyarakat," tambah M Faiz.
Implementasi dari lingkungan yang saling mendukung dan aktivitas publik tersebut langsung diwujudkan dalam rangkaian perayaan HUT Ke-60 Batang.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Batang, Sri Purwaningsih, secara khusus mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk turun tangan memeriahkan acara.
Ajakan tersebut disampaikannya saat memimpin apel pagi di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Selasa 7 April 2026.
Ia menekankan bahwa keikutsertaan ASN dalam upacara peringatan HUT adalah bentuk kecintaan terhadap daerah.
“Ini hanya setahun sekali. Mari kita luangkan waktu untuk ikut upacara sebagai wujud cinta kita kepada Kabupaten Batang,” tegas Sri Purwaningsih.
Guna mewujudkan suasana "Batang Bahagia", Pemkab telah menyusun sejumlah agenda unggulan, seperti Fun Walk (Jalan Sehat) pada 10 April 2026.
Tari Babalu Massal yang digelar setelah fun walk. Peserta diwajibkan mengenakan dresscode merah dan hitam serta kacamata hitam yang menjadi ciri khas pertunjukan. Kirab Budaya rencananya akan dilangsungkan pada 12 April 2026.
“Setelah fun walk, peserta bisa langsung bergabung dalam Tari Babalu. Ini menjadi salah satu daya tarik dalam perayaan tahun ini,” jelas Sri.
Lebih menarik lagi, rangkaian HUT Batang tahun ini juga menargetkan pencatatan rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Inovasi yang diusung cukup unik, yakni pengumpulan minyak jelantah yang melibatkan para ASN.
Meski sempat menuai beragam tanggapan dari masyarakat, Pj Sekda memastikan bahwa program ini selaras dengan visi lingkungan yang baik pada tagline 'Batang Bahagia'.
“Minyak jelantah yang dikumpulkan nantinya akan dijual dan hasilnya dikembalikan ke masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ini bagian dari inovasi sekaligus edukasi,” pungkasnya.
Dengan kolaborasi antara visi jangka panjang Bupati M Faiz Kurniawan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat serta ASN, HUT ke-60 Kabupaten Batang diharapkan benar-benar menjadi momentum terciptanya kesejahteraan, kesehatan, dan kebahagiaan kolektif di Bumi Alas Roban. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla