METROPEKALONGAN.COM, Batang – Pembangunan Jembatan Kalibelo, Kabupaten Batang, ditargetkan rampung pada 2026.
Saat ini, proyek infrastruktur senilai Rp 8,9 miliar dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang tersebut masuk tahap tender ulang.
Kepala DPUPR Batang Endro Suryono menyatakan, lelang pertama sebenarnya sudah digelar pada Januari 2026.
Namun, lelang gagal karena tidak ada peserta yang lolos evaluasi secara administrasi, teknis, maupun kualifikasi.
“Sudah dilakukan lelang pada Januari, tetapi tidak ada penyedia yang memenuhi syarat. Sehingga kami lanjutkan dengan proses tender ulang,” terang Endro.
Saat ini, proses tender ulang telah melewati tahapan review dari Inspektorat dan Bagian Hukum Pemkab Batang.
Pengumuman tender ditargetkan dalam waktu dekat, disusul penetapan pemenang dan penandatanganan kontrak pada pertengahan hingga akhir April 2026.
“Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pembangunan fisik jembatan diperkirakan mulai dilaksanakan pada pertengahan tahun, yakni sekitar Juni hingga Oktober 2026. Target kami sebelum November 2026 pembangunan sudah selesai,” jelasnya.
Dari sisi spesifikasi, Jembatan Kalibelo dirancang memiliki panjang sekitar 40 meter dengan lebar 9 meter.
Endro berharap pembangunan ini mampu menggenjot konektivitas wilayah, memudahkan mobilitas warga, serta memperlancar distribusi barang di Batang.
“Keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan mampu memperlancar akses dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla