Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Jawa Tengah Nasional Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Jadikan PPRT Batang Percontohan

Riyan Fadli • Minggu, 12 April 2026 | 14:22 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (DOK. JAWA POS METRO PEKALONGAN)
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (DOK. JAWA POS METRO PEKALONGAN)

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Keberadaan Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PPRT) di Kabupaten Batang mendapatkan apresiasi dari Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi.

Saking istimewanya, organisasi akar rumput ini bakal disulap menjadi role model atau percontohan untuk seluruh kabupaten/kota di Jateng.

Hal tersebut ditegaskan Luthfi saat melakukan ‘Ziarah Kebangsaan’ sekaligus pembinaan PPRT di Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu 12 April 2026.

Ia menilai, inovasi pembentukan paguyuban RT di Batang menyimpan potensi luar biasa untuk dikembangkan dalam skala provinsi.

“PPRT di Kabupaten Batang ini yang pertama di Jateng, dengan sekitar 4.000 anggota. Ini akan kami jadikan percontohan untuk daerah lain. Ke depan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng akan menyusun standar operasional prosedur (SOP) untuk memperkuat peran RT, bahkan membuka peluang pembentukan PPRT di seluruh kabupaten/kota di Jateng,” jelasnya.

Orang nomor satu di Jateng itu menekankan, RT bukan sekadar perangkat administrasi, melainkan garda terdepan penjaga ketertiban sosial. Mereka dituntut paham betul kondisi warganya hingga ke akar-akarnya.

“RT harus mengetahui kondisi warganya secara detail. Ini seperti konsep di Jepang yang disebut Koban, di mana petugas memahami lingkungan hingga ke tingkat paling kecil,” tegasnya.

Untuk memaksimalkan peran tersebut, Gubernur Luthfi juga mendorong kolaborasi solid antara RT dengan pilar keamanan desa, seperti Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Sinergi ini dinilai krusial demi menciptakan ekosistem keamanan berbasis masyarakat yang tangguh.

Dukungan serupa juga dilontarkan Bupati Batang M Faiz Kurniawan. Di hadapan ribuan ketua RT, ia menggarisbawahi pentingnya stabilitas dan kondusivitas wilayah.

Menurutnya, lingkungan yang aman adalah magnet utama pergerakan roda ekonomi yang muaranya akan menyejahterakan masyarakat, termasuk para ketua RT itu sendiri.

Bupati Faiz menyebutkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi motor penggerak kesejahteraan yang bisa terus dipacu lewat sektor industri, pariwisata, dan investasi.

“Kalau daerah kondusif, investasi akan masuk, industri berkembang, pariwisata ramai, sehingga PAD meningkat dan kesejahteraan masyarakat ikut terdongkrak,” terangnya.

Lebih lanjut, ia mewanti-wanti warga agar melek literasi digital. Ketua RT diharapkan menjadi filter utama dalam menangkal hoaks di media sosial yang berpotensi memecah belah keharmonisan warga.

Informasi yang valid harus berawal dari para ketua RT di lingkungannya masing-masing.

“Kegiatan ini diharapkan, dapat memperkuat peran RT sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan di Kabupaten Batang maupun Jawa Tengah,” kata dia. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#PPRT Batang #jadi role model #Provinsi Jateng #Gubernur Jateng Ahmad Luthfi #Kabupaten Batang