Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Jawa Tengah Nasional Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Gagal Menyalip dari Kiri, Pemotor Tewas Terlindas Truk Bergambar KDM di Jalur Pantura Batang

Riyan Fadli • Rabu, 15 April 2026 | 11:39 WIB
KECELAKAAN : Petugas saat menunjukkan truk yang terlibat kecelakaan lalulintas di jalur pantura Batang. (DOK. POLRES BATANG)
KECELAKAAN : Petugas saat menunjukkan truk yang terlibat kecelakaan lalulintas di jalur pantura Batang. (DOK. POLRES BATANG)

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Kecelakaan maut yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di jalur pantura Batang.

Seorang pemuda bernama Devin Purnomo, 19, warga Desa Penundan, Kecamatan Banyuputih, tewas seketika.

Seusai sepeda motor yang dikendarainya gagal menyalip dan terlindas truk bergambar wajah Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) di Jalan Raya Desa Banjiran, Kecamatan Warungasem, Minggu siang 12 April 2026.

Insiden tragis ini melibatkan sepeda motor Honda Beat Street bernopol G-5593-AEC yang dikendarai korban, dengan sebuah Light Truck Mitsubishi bernopol G-8173-OC yang dikemudikan oleh Acmad Jamaludin, 45, warga Desa Subah.

Kapolres Batang melalui Kasat Lantas Polres Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan lalu lintas dengan golongan berat tersebut.

Pihaknya menyebutkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di jalan lurus beraspal mulus dengan kondisi cuaca yang cerah dan arus lalu lintas sedang.

"Telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban meninggal dunia di TKP dengan luka memar di dada dan cedera kepala ringan. Jasad korban langsung dievakuasi ke RSUD Kabupaten Batang," ungkap AKP Eka Hendra.

Kronologi nahas tersebut bermula saat korban melaju dari arah selatan menuju ke utara. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), korban berniat mendahului truk Mitsubishi yang berada di depannya melalui sisi kiri.

Nahas, ruang jalan di sebelah kiri ternyata tidak cukup lebar untuk dilewati sepeda motor. Menyadari hal itu, korban panik dan melakukan pengereman mendadak.

"Karena tidak cukup ruang, korban mengerem dan kehilangan keseimbangan hingga terjatuh ke arah kanan. Di saat yang bersamaan, korban langsung tertabrak oleh ban belakang truk yang sedang melaju," jelasnya.

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan kelengkapan berkendara, petugas kepolisian menemukan fakta bahwa korban yang berstatus pegawai swasta tersebut ternyata tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Sementara itu, pengemudi truk dipastikan memiliki kelengkapan surat-surat berkendara berupa SIM BII Umum yang masih berlaku.

Atas insiden ini, jajaran Satlantas Polres Batang kembali memberikan imbauan keras kepada para pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat berkendara.

Masyarakat dilarang nekat mendahului kendaraan berukuran besar dari sisi kiri karena memiliki risiko blind spot (titik buta) yang sangat fatal, serta diwajibkan untuk melengkapi dokumen berkendara seperti SIM sebelum turun ke jalan raya. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#truk bergambar KDM #jalur pantura #Kabupaten Batang #kecelakaan