Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Jawa Tengah Nasional Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Video Baru Viral, Tapi Sudah Sejak Lama Nelayan Berteman dengan Lumba-Lumba

Riyan Fadli • Jumat, 17 April 2026 | 11:23 WIB
ILUSTRASI AI
ILUSTRASI AI

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Jagat maya baru-baru ini dihebohkan dengan beredarnya sebuah video viral yang memperlihatkan kawanan lumba-lumba berenang lincah mengiringi perahu nelayan di perairan laut Batang.

Banyak warganet yang takjub dan mengaitkan kemunculan mamalia laut tersebut dengan fenomena perubahan cuaca yang membaik atau imbas dari perkembangan kawasan industri di pesisir pantai.

Namun, asumsi tersebut langsung ditepis oleh Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Batang.

Ketua DPC HNSI Batang, Teguh Tarmujo menegaskan, pemandangan lumba-lumba di perairan Batang bukanlah sebuah fenomena baru.

Hal tersebut merupakan pemandangan sehari-hari yang sudah disaksikan oleh para nelayan sejak zaman dahulu.

Menurut Teguh, nelayan Batang tidak perlu pergi terlalu jauh ke tengah laut untuk bisa menjumpai lumba-lumba atau bahkan hiu paus.

"Kalau lumba-lumba sama hiu paus itu kalau keluar dari muara sekitar 1-2 mil itu sudah banyak, Pak. Sudah banyak dari dulu," ungkap Teguh, Kamis 16 April 2026.

Ia juga menampik keras anggapan bahwa kemunculan lumba-lumba ini memiliki kaitan dengan berdirinya pabrik atau industri-industri di sepanjang pesisir pantai utara Batang.

Menurutnya, aktivitas pesisir sama sekali tidak memberikan pengaruh terhadap kebiasaan lumba-lumba yang memang menjadikan perairan Batang sebagai jalur berenang mereka.

"Jadi bukan fenomena karena iklim cuaca yang baik atau enggak. Enggak ngaruh itu (industri di pesisir). Saya kan juga nelayan kok, kalau kita berangkat keluar dari muara, perahu kita itu sudah biasa diiringi lumba-lumba di kiri kanan," jelasnya.

Lebih lanjut, Teguh menjelaskan bahwa nelayan Batang memiliki ikatan emosional dan hubungan yang sangat harmonis dengan kawanan lumba-lumba.

Alih-alih memburunya, nelayan setempat justru sangat menjaga kelestarian hewan laut yang dilindungi tersebut.

Bagi nelayan Batang, lumba-lumba dianggap sebagai kawan yang menemani mereka mencari rezeki di tengah lautan.

"Hubungannya baik-baik. Lumba-lumba itu istilahnya kayak anak nelayan," tutur Teguh.

Ia menambahkan, ada kearifan lokal yang dipegang teguh secara turun-temurun oleh para nelayan di Batang terkait mamalia laut ini.

Jika ada lumba-lumba yang tanpa sengaja tersangkut di jaring nelayan, mereka diwajibkan untuk segera mengembalikannya ke laut.

"Kita punya kearifan lokal. Kalau kita dapat (tidak sengaja menangkap) lumba-lumba, itu pasti dilepas. Pasti itu, pasti dilepas," pungkasnya. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#nelayan Batang #berteman lumba-lumba #perairan laut Batang #Kabupaten Batang