Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Fun Run Bareng Sungai Watch, Bupati Batang M Faiz Kurniawan Ajak Warga dan Perusahaan Peduli Sampah

Riyan Fadli • Rabu, 6 Mei 2026 | 11:22 WIB
Foto bersama para pelari di Kabupaten Batang
Foto bersama para pelari di Kabupaten Batang

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan terus digaungkan di Kabupaten Batang. Pagi ini, Bupati Batang M Faiz Kurniawan bersama istri, Faelasufa, turun langsung mengikuti kegiatan Fun Run bersama para pendiri Sungai Watch yakni Gary, Sam, dan Kelly, serta komunitas lari Batang Runners. Kegiatan ini menjadi tonggak sejarah bagi Batang dalam mengkampanyekan gerakan bebas sampah.

 

Berlari sejauh kurang lebih 4,4 kilometer, Bupati tampak antusias mendampingi tim Sungai Watch yang sedang dalam misi kampanye lari melintasi Jawa. Agenda kali ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, seperti Disparpora, DLH, Nestle, PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), dan lainnya.

 

"Kita semuanya pada pagi hari ini tidak hanya sekadar lari, tapi setiap langkah kita adalah komitmen untuk alam yang lebih terjaga," tegas M Faiz Kurniawan di hadapan sekitar 100 peserta yang hadir, Rabu 6 Mei 2026.

 

Ia juga menyerukan yel-yel semangat penyemangat, "Kabupaten Batang! Guyub Rukun Bebas Sampah!". Gary, pendiri Sungai Watch, mengungkapkan bahwa mereka tengah melakukan ekspansi dari Bali ke Pulau Jawa karena masalah sampah di Jawa dinilai sudah sangat parah. Dalam perjalanannya hingga hari ke-40 ini, Gary dan tim menyoroti tumpukan sampah di sepanjang Jalur Pantura yang bahkan ada yang mencapai tinggi 5 meter hingga rawan jatuh ke sungai.

 

"Tapi dengan Batang Runners yang semangat sekali, kita ada beberapa yel-yel pas lari. Dan pas lari bareng Pak Bupati, kita bisa ngobrol terkait masalah sampah dan apa yang bisa kita lakukan di Batang," ungkap Gary.

 

Menurut Gary, saat ini Sungai Watch sedang melakukan penggalangan dana dengan target Rp 16 Miliar untuk membuka cabang, stasiun pemilahan, dan memasang 110 jaring sampah di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Sejauh ini, donasi yang terkumpul mencapai Rp 1,8 Miliar.

 

Kehadiran inisiatif lingkungan ini juga mendapat respons positif dari pegiat lokal. Faelasufa, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyatakan kekagumannya terhadap dedikasi volunteering Sungai Watch yang sudah ia ikuti sejak empat tahun lalu. "Semoga tidak hanya dari masyarakat, ini juga koreksi untuk kami pemerintah harus lebih bagus monitoringnya, menjaga kebersihan dan lingkungan di Kabupaten Batang," ujar Faelasufa.

 

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Batang memberikan donasi sebesar 700 US Dollar kepada Sungai Watch, yang setara dengan target pengangkatan 700 kilogram sampah. Tidak hanya dana dari pemerintah, Bupati M Faiz Kurniawan juga langsung bergerak cepat menggandeng sektor swasta. "Tadi udah langsung directly kita panggil ada Nestle yang siap membantu dan lain sebagainya. Nanti kita akan gerakin untuk mendukung programnya Sungai Watch, khususnya yang kita alokasikan untuk sungai-sungai di Kabupaten Batang," jelas Bupati.

 

Bahkan, Bupati menawarkan fasilitas kepada Sungai Watch jika tertarik membangun kantor cabang di Batang. "Tadi kita tawarin juga nanti supaya terintegrasi sama TPST kita atau mungkin nanti di kawasan ekonomi," tambahnya.

 

Melihat antusiasme dan dukungan dari Bupati beserta jajarannya, Gary menyambut positif tawaran tersebut. "Tertarik, menarik apalagi semangatnya Pak Bupati. Tapi mungkin dari segi ekspansi lebih kritis di Kendal yang masih perlu kita petakan," tutup Gary.

 

Nestle turut memberi dukungan dengan ikut menyumbangkan tempat sampah untuk SMAN 1 Batang saat sosialisasi lingkungan. Sementara itu PT BPI percaya bahwa menjaga kebersihan sungai adalah tanggung jawab kolektif. Melalui partisipasi dengan kegiatan Sungai Watch hari ini, BPI ingin memastikan bahwa kehadiran kami memberikan dampak positif yang nyata bagi ekosistem di Kabupaten Batang. Ini adalah langkah konkret kami dalam mewujudkan operasional yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.(yan)

 

Editor : Ida Nor Layla
#sungai #Run #lari #batang