METRO PEKALONGAN.COM, BATANG – Insiden yang sempat mengejutkan pengguna jalan terjadi di tol Batang-Semarang.
Seorang pengendara sepeda motor yang membonceng istri dan anaknya melintas di jalan tol dengan melawan arah. Mereka ternyata masuk melalui pintu masuk Gerbang Tol (GT) Kandeman.
Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang, Nasrullah, membenarkan peristiwa itu terjadi pada Jumat 15 Mei 2026 siang, sekitar pukul 12.15 WIB.
Awalnya, petugas GT Kandeman yang sedang berjaga memantau satu unit sepeda motor melenggang masuk ke jalur entrance (pintu masuk) tol. Mengetahui hal itu, petugas tak tinggal diam.
Petugas di lapangan segera melakukan pemanggilan dan upaya penghentian terhadap pengendara.
"Secara bersamaan, informasi langsung diteruskan kepada tim Mobile Customer Service (MCS), petugas keamanan, dan Sentra Komunikasi (Senkom) untuk penanganan lebih lanjut," ungkap Nasrullah dalam keterangan resminya, Senin 18 Mei 2026.
Berdasarkan pantauan kamera pengawas (CCTV), pada pukul 12.35 WIB, kendaraan roda dua tersebut terdeteksi terus melaju dan telah mencapai KM 352 A menuju arah timur.
Petugas patroli jalan tol yang mendapat laporan langsung tancap gas melakukan pengejaran.
Beruntung, dengan bantuan dari pengguna jalan lainnya, pengendara nekat tersebut berhasil dihentikan di sekitar KM 353 A.
Tepat pada pukul 13.00 WIB, pengendara beserta sepeda motornya langsung digiring ke Kantor Gerbang Tol Kandeman untuk dimintai keterangan.
Sepeda motor yang tadinya melaju lawan arah di jalan tol, berakhir diangkut mobil bak terbuka milik petugas. Kepada petugas, si pengendara memberikan alasan yang cukup klasik.
"Berdasarkan pengakuan yang bersangkutan, ia tidak mengetahui bahwa dirinya telah memasuki ruas tol. Ia juga mengaku tidak mendengar teguran dari petugas maupun suara peringatan dari pengguna jalan lain," jelasnya.
Menindaklanjuti kejadian ini, pihak Jasa Marga langsung berkoordinasi dengan aparat Kepolisian setempat.
Pengendara tersebut tidak ditahan, melainkan diberikan pembinaan dan edukasi tegas terkait aturan lalu lintas, khususnya larangan mutlak bagi kendaraan roda dua untuk melintas di jalan bebas hambatan.
Atas insiden ini, PT Jasamarga Semarang Batang akan melakukan evaluasi dan meningkatkan pengawasan di seluruh area gerbang tol guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk senantiasa mengutamakan keselamatan," imbau Nasrullah. (yan)
Editor : Ida Nor Layla