Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Afif Rahman Terpilih Ketua PEXI Batang, Bidik 6 Emas di Porprov 2026 hingga Level Asia

Riyan Fadli • Senin, 25 Mei 2026 | 13:31 WIB
Muscab PEXI Batang untuk pemilihan ketua umum baru di Gedung DPRD Batang.
NAHKODA BARU : Muscab PEXI Batang untuk pemilihan ketua umum baru di Gedung DPRD Batang.

METROPEKALONGAN.COM, Batang – PEXI Kabupaten Batang kini punya nakhoda baru.

Afif Rahman resmi terpilih sebagai Ketua Umum PEXI Batang menggantikan Ali Sadikin melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang digelar Mei 2026.  

Langkah penyegaran kepengurusan ini langsung disertai target tinggi untuk merebut minimal 4 emas hingga 6 emas di Porprov Semarang Raya 2026 yang akan berlangsung pada 24–30 Oktober mendatang.

Bahkan, harapan jangka panjangnya tak hanya berhenti di tingkat nasional, melainkan menembus persaingan Asia dan internasional.

Wakil Ketua Umum I KONI Batang Bidang Organisasi Hukum dan Perencanaan, Roman Assahab, memberikan apresiasi tinggi terhadap kepengurusan lama yang telah meletakkan fondasi kuat.

Di bawah kepemimpinan Ali Sadikin, olahraga catur gajah ini berkembang pesat hingga merambah 12 kecamatan dengan 12 klub resmi.

“PEXI di era yang terdahulu, di era kepemimpinan Pak Ali Sadikin, itu berjalan sangat bagus, mampu mengorbitkan atlet-atlet muda dari usia dini (SD) sampai yang senior usia 60–67 tahun,” katanya.

Prestasi junior PEXI Batang juga dinilai sangat mentereng. Atlet usia sekolah dasar sudah mampu bersaing di level provinsi hingga nasional.

Pada babak kualifikasi 2025 lalu, kontingen Batang berhasil mengamankan 1 emas, 3 perak, dan 1 perunggu. Modal ini menjadi bekal kuat untuk Porprov mendatang.

“Target ke depan hasil musyawarah kemarin, dari 7 emas yang ada di Porprov, PEXI Kabupaten Batang menargetkan minimal 4 emas, syukur bisa 6 emas. Semuanya terukur. Nah, ini mau mengintervensi yang perak 3 ini bisa menjadi emas,” jelasnya.

Afif Rahman, yang juga menjabat Kepala SD Adinuso Subah sekaligus Sekretaris Jenderal PGRI Kabupaten Batang, membawa angin segar bagi pembinaan usia dini. Ia menegaskan Xiangqi adalah olahraga yang sangat merakyat dan fleksibel.

“Pola pembinaan jelas nanti dari sekolah, kemudian dari kampung-kampung, karena PEXI ini sebetulnya di mana pun dia bisa berlatih. Tidak membutuhkan venue yang mewah. Karena PEXI ini belajar di kamar bisa, di pos kamling bisa, apalagi di sekolah-sekolah,” terangnya.

Ia berharap Xiangqi bisa diintegrasikan ke dalam dunia pendidikan melalui kurikulum tambahan atau kearifan lokal, sehingga Batang bisa menyamai Kudus yang sudah sukses menggeliatkan Xiangqi di sekolah-sekolah.

“Harapan ke depannya nanti paling tidak ada kurikulum kearifan lokal atau kurikulum tambahan lah di sekolah-sekolah, sehingga Batang ini nanti sama seperti Kudus yang juga sudah bergelora di sekolah-sekolah,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Umum PEXI Provinsi Jawa Tengah Bambang Wuragil menilai Batang memiliki posisi sangat strategis sebagai salah satu pionir PEXI di Jateng.

“Dari 22 kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah, Batang merupakan barometer dari keberadaan PEXI ini, di mana Batang juga sebagai kabupaten yang paling awal terbentuk di Jawa Tengah,” ungkapnya.

Bambang Wuragil juga menaruh harapan besar agar kepengurusan di bawah Afif Rahman tidak hanya berprestasi di tingkat domestik, melainkan mampu melahirkan atlet yang bersaing hingga level Asia, ASEAN, dan internasional.

“Tidak hanya memunculkan atlet-atlet yang juara nasional, tapi harapan dari Pak Bambang nanti bisa di level Asia, ASEAN, maupun sampai internasional,” pungkasnya.

Dengan kepengurusan baru yang segar dan target ambisius yang jelas, PEXI Batang siap melangkah lebih mantap di Porprov 2026 sekaligus membawa harum nama Kabupaten Batang di kancah Xiangqi nasional hingga Asia. (yan)

Editor : Ida Nor Layla
#olahraga #batang #Ketua