Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Wakil Bupati Batang : Guru dan Sekolah Harus Aktif Deteksi Dini Cegah Kekerasan Seksual

Riyan Fadli • Kamis, 4 Juni 2026 | 15:13 WIB
Wakil Bupati Batang Suyono
Wakil Bupati Batang Suyono

METROPEKALONGAN.COM, Batang — Wakil Bupati (Wabup) Batang Suyono menegaskan pentingnya monitoring dan deteksi dini oleh guru serta kepala sekolah untuk mencegah kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.

Menurut Suyono, kekerasan seksual di sekolah sering tidak terlihat secara kasat mata, sehingga diperlukan kewaspadaan dan langkah antisipasi sejak dini.

Ia menilai guru memiliki peran strategis dalam memantau perubahan perilaku peserta didik sehari-hari.

“Para guru lebih aktif memantau perkembangan perilaku peserta didik sehari-hari sebagai bentuk deteksi dini.," jelasnya.

Dengan pemantauan tersebut, sekolah dinilai dapat mengenali perubahan perilaku atau potensi permasalahan yang membutuhkan perhatian khusus.

Guru harus memonitor muridnya, melihat perilaku sehari-hari, sehingga bisa menjadi langkah deteksi dini apabila ada hal-hal yang perlu diwaspadai.

Suyono juga menekankan perlunya ketegasan kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan disiplin.

Menurutnya, pemimpin sekolah harus berani mengambil langkah tegas jika ada tenaga pendidik yang kurang disiplin.

“Kepala sekolah harus tegas. Kalau ada yang kurang disiplin, harus didisiplinkan. Pemimpin harus berani mengambil langkah agar lingkungan sekolah tetap kondusif,” tegasnya.

Ia pun mendorong Dinas Pendidikan Kabupaten Batang untuk memperkuat pengawasan dan sistem pencegahan di seluruh sekolah.

“Saya berharap, Dinas Pendidikan melakukan monitoring dan deteksi dini agar di Kabupaten Batang tidak terjadi kasus kekerasan seksual,” harapnya.

Selain itu, Suyono mengingatkan pentingnya sinergi antara guru dan orang tua dalam membentuk karakter peserta didik.

Ia menegaskan, pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan akhlak, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

“Pendidikan itu bukan hanya soal ilmu, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab anak agar siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#batang #kekerasan seksual #sekolah