PLTU Batang Siapkan 30.000 Bibit Mangrove Dukung Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Batang

Riyan Fadli • Dipublikasikan Rabu, 10 Juni 2026 | 15:06 WIB
PLTU Batang Siapkan 30.000 Bibit Mangrove Dukung Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Batang
PLTU Batang Siapkan 30.000 Bibit Mangrove Dukung Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Batang

METROPEKALONGAN.COM, Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) menyiapkan 30.000 bibit mangrove untuk mendukung pengembangan dan penyulaman kawasan pesisir di Kabupaten Batang sepanjang 2026.

Langkah ini menjadi bentuk nyata partisipasi perusahaan dalam Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”.

Dukungan tersebut disampaikan BPI dalam rangkaian kegiatan yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang di Desa Denasri Kulon, Kecamatan Batang, Sabtu 6 Juni 2026.

Kegiatan meliputi Apel Hari Lingkungan Hidup, penanaman pohon simbolis, serta Zoom Teleconference bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kementerian Lingkungan Hidup.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang, Rusmanto, mengapresiasi kontribusi dunia usaha dalam upaya penghijauan daerah. 

Peringatan Hari Lingkungan Hidup bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen dan aksi nyata seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan.

"Kami mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, yang telah berkontribusi dalam kegiatan penanaman mangrove dan pengembangan kawasan hijau di Kabupaten Batang. Kolaborasi seperti ini menjadi modal penting dalam mewujudkan lingkungan yang lebih sehat, lestari, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dari total 30.000 bibit yang disiapkan BPI, sebanyak 20.000 bibit dialokasikan untuk penanaman baru, sementara 10.000 bibit lainnya digunakan untuk kegiatan penyulaman.

Program ini merupakan kelanjutan dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam melestarikan ekosistem pesisir, mengurangi risiko abrasi, serta mendukung mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

General Manager Stakeholder Relations PT Bhimasena Power Indonesia, Aryamir H. Sulasmoro, menegaskan bahwa kontribusi ini adalah wujud nyata tanggung jawab perusahaan.

“Kami menyambut baik ajakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengubah kesadaran menjadi tindakan nyata," katanya.

Bagi BPI, keberlanjutan lingkungan bukan sekadar komitmen, tetapi bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah dan ketahanan iklim.

Pada tahun 2026, BPI menyiapkan 30.000 bibit mangrove, yang terdiri atas 20.000 bibit untuk penanaman baru dan 10.000 bibit untuk penyulaman.

"Ini sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Aryamir.

Ia menambahkan, sebagai perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Batang, BPI meyakini bahwa keberhasilan pembangunan hanya dapat tercapai jika pertumbuhan ekonomi, keandalan energi, dan pelestarian lingkungan berjalan seimbang.

“Kami percaya bahwa tantangan perubahan iklim hanya dapat dihadapi melalui kerja sama yang kuat dan berkelanjutan," tandasnya.

Karena itu, BPI akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, masyarakat, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mewujudkan masa depan yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan.

"Sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi IPP yang paling andal di Indonesia, kami berkomitmen memastikan keandalan pasokan listrik berjalan beriringan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sepanjang 2025 BPI telah menanam lebih dari 60.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Kabupaten Batang dan Pantai Utara Jawa. 

Program 2026 ini menjadi kelanjutan upaya konservasi pesisir yang dilakukan secara berkelanjutan oleh perusahaan. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
Sumber : Metro Pekalongan
mangrove pltu batang