METRO PEKALONGAN.COM, Batang – Menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) berkolaborasi dengan Kantor Kemenag Batang menggelar pentasarufan (penyaluran) zakat.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1.400 anak yatim dan penyandang disabilitas di Kabupaten Batang menjadi penerima manfaat.
Bantuan ini terlaksana berkat konsistensi para muzakki (pemberi zakat) serta keikhlasan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag dan Pemkab Batang yang rutin menyisihkan sebagian rezekinya. Mereka menyasar delapan asnaf (golongan) yang berhak menerima zakat.
Wakil Ketua Bidang Keuangan dan Pelaporan Baznas Batang, Slamet Siswadi menerangkan, total dana sebesar Rp 350 juta berhasil dihimpun melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Dana tersebut kemudian didistribusikan kepada 1.400 anak yatim dan penyandang disabilitas se-Kabupaten Batang.
“Penerima santunan ini difokuskan pada siswa/siswi SD/MI ditambah RA/TK, dengan besaran Rp250 ribu tiap anaknya, untuk membantu memudahkan para yatim memenuhi kebutuhannya,” katanya.
Slamet mengapresiasi tingginya kepedulian ASN Pemkab maupun Kemenag yang menyalurkan zakatnya melalui UPZ. Hingga bulan Juni, khusus dari ASN Kemenag saja telah terkumpul dana sebesar Rp 1,3 miliar.
Meski demikian, pihaknya terus mengimbau ASN yang belum berpartisipasi agar segera memanfaatkan kesempatan berzakat yang masih terbuka lebar.
“Untuk meningkatkan kesadaran berzakat khususnya para ASN Pemda, Baznas secara konsisten menyosialisasikan di berbagai momentum. Alhamdulillah untuk kesadaran berzakat para ASN Kemenag sudah 99 persen, tapi untuk ASN Pemda tetap dinanti menyalurkan zakatnya ke UPZ,” jelasnya.
Pihaknya berharap, target pengumpulan zakat sebesar Rp 5,5 miliar tahun ini dapat tercapai. Selain santunan yang sifatnya konsumtif, Baznas Batang juga telah menyiapkan sarana penyaluran zakat produktif yang membawa dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.
“Ada berbagai pelatihan, pemberian modal usaha bagi pelaku UMKM, hingga pemberian bantuan pendidikan yang berfokus membantu siswa kurang mampu,” ungkapnya.
Sementara itu, Penyelenggara Zakat Wakaf Kantor Kemenag Batang, Eko Yuni Ariyanto, memberikan apresiasi tinggi atas sinergi yang terbangun erat antara ASN Kemenag dan Baznas dalam pendistribusian zakat.
“Momentum ini jadi bukti keterbukaan kami bersama Baznas menyalurkan zakat kepada yang berhak, salah satunya para yatim dan disabilitas,” ujar dia.
Sebagai informasi, kepedulian sosial yang bernilai ibadah ini merupakan wujud nyata kontribusi dari 1.060 ASN yang tersebar di berbagai instansi, serta para pendidik yang bernaung di bawah payung Kemenag Batang. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla