Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Proyek APJ Pintar Rp143,7 Miliar di Batang Resmi Dilelang, Terbuka untuk Investor Asing

Riyan Fadli • Jumat, 3 Juli 2026 | 15:51 WIB
Foto: Ilustrasi Ai
Foto: Ilustrasi Ai

 

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang resmi membuka pintu lelang untuk proyek raksasa Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Alat Penerangan Jalan (APJ) Pintar.

Proyek bernilai investasi Rp143,7 miliar ini telah memasuki tahapan transaksi sejak Kamis (2/7/2026) tepat pukul 06.00 WIB. Proyek ini tidak hanya difokuskan untuk menerangi jalanan di wilayah Kabupaten Batang, tetapi juga akan menyulap tiang listrik menjadi perangkat canggih terintegrasi atau smart pole.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Baperida) Kabupaten Batang, Bagus Pambudi, menjelaskan bahwa lelang ini merupakan puncak dari tahapan persiapan yang telah digodok selama satu tahun terakhir, yang ditandai dengan rampungnya dokumen Pra-Feasibility Study (Pra-FS). "Saat ini kita sudah masuk ke tahapan ketiga yang disebut sebagai transaksi," ujar Bagus Pambudi.

Demi menjamin proses yang transparan, akuntabel, dan profesional, Pemkab Batang membuka lelang ini secara luas. Tidak hanya bagi perusahaan dalam negeri, investor asing pun dipersilakan untuk bersaing sehat memperebutkan proyek ini. Lelang menggunakan skema satu tahap sesuai ketentuan LKPP, di mana dokumen pra-kualifikasi dan dokumen penawaran diserahkan bersamaan.

"Lelang ini sifatnya nasional, bahkan internasional. Itu perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) boleh mengikuti lelang ini, jadi tidak terbatas," tegas Bagus.

Baca Juga: Usulan Pembangunan SMA/SMK Negeri Limpung Masih Menemui Jalan Buntu, DPRD Batang Dorong Tetap Jadi Prioritas 

Proyek KPBU APJ Batang ini dirancang dengan masa konsesi selama 10 tahun 7 bulan, serta dianggarkan memiliki biaya operasional mencapai Rp34,05 miliar. Nantinya, akan ada pemasangan 8.100 titik lampu jalan baru (fix) dengan sebaran strategis, jalan Kabupaten 5.545 titik, jalan Provinsi 1.506 titik, dan jalan Nasional (termasuk Jalur Pantura) 1.049 titik.

Menariknya, APJ ini mengusung teknologi modern yang terintegrasi untuk mendukung keamanan dan lingkungan. Fasilitas smart pole yang akan dipasang meliputi CCTV terintegrasi, sensor polusi udara, sensor banjir dan Fasilitas running text di kawasan industri guna memantau kualitas udara dan potensi bencana secara real-time.

Meski karpet merah dibentangkan untuk investor nasional dan asing, Baperida memastikan pertumbuhan ekonomi daerah tetap menjadi prioritas. Siapa pun pemenang lelang proyek ini, mereka diwajibkan untuk memberdayakan pengusaha asli Batang.

Baca Juga: Diduga Dijanjikan Proyek Tak Kunjung Terwujud, Kontraktor Laporkan Oknum Anggota DPRD Kota Pekalongan ke Polisi

"Namun yang perlu digarisbawahi, nanti peserta lelang yang menang, BUP namanya, Badan Usaha Pelaksana, itu dalam pelaksanaan atau tahapan pelaksanaan konstruksi dan lain sebagainya, diharapkan menggandeng penyedia lokal," tambah Bagus.

Pengumuman pemenang lelang atau BUP ini dijadwalkan pada 26 Oktober 2026 mendatang. Penilaian akan sangat bergantung pada efisiensi penawaran Availability Payment (AP) serta komitmen untuk memberikan fasilitas melampaui kuota.

Proyeksi nilai AP ditetapkan sebesar Rp26,5 miliar per tahun untuk lima tahun pertama, dan naik menjadi Rp39 miliar per tahun untuk lima tahun kedua. Pemenang lelang adalah BUP yang mampu menekan angka penawaran sekaligus menyumbang jumlah titik APJ terbanyak melebihi batas kuota yang ditentukan.(yan/dit)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
#lampu penerangan jalan #penerangan jalan #lelang #Kabupaten Batang