METROPEKALONGAN.COM, Batang– Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalur Pantura, tepatnya di Jalan Raya Desa Plelen, Kecamatan Gringsing, Kamis (9/7/2026) pagi. Insiden yang melibatkan satu truk dan tiga kendaraan lain ini menyebabkan empat orang mengalami luka-luka.
Tiga kendaraan yang tertabrak adalah KBM Pick Up Suzuki B 9246 SAK, KBM Suzuki XL7 G 1705 HS, dan sepeda motor Honda Scoopy AA 3756 BL. Ketiga kendaraan tersebut diketahui sedang beriringan dan hendak berbelok ke arah utara (kanan).
Kasatlantas Polres Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah menjelaskan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Kecelakaan bermula saat kendaraan Light Truck Bak Besi Hino bernomor polisi G-9024-OC melaju dari arah barat menuju timur (arah Jakarta menuju Semarang).
"Saat melintas di lokasi kejadian yang merupakan jalan persimpangan tiga dengan kondisi menurun, truk tersebut menabrak tiga kendaraan yang berjalan dari arah berlawanan, yakni timur ke barat," ujar Kasatlantas.
Benturan keras membuat truk Hino tersebut oleng ke kanan hingga menabrak pembatas jalan. Truk kemudian terguling ke kiri, yang mengakibatkan muatan berupa herbel tumpah menutup sebagian badan jalan.
Akibat kejadian ini, empat orang dilaporkan mengalami luka ringan (LR) dan harus mendapatkan perawatan di RSI Kendal. Seluruh korban dipastikan dalam kondisi sadar dan telah menjalani rawat jalan. Purwo Nugroho, 43, pengemudi Suzuki XL7 asal Kota Metro, mengalami luka robek pada kepala belakang.
Fraolin Fadillah Nurdin, 22, penumpang Suzuki XL7 asal Kota Padang, mengalami luka lecet pada pelipis kiri dan tangan kiri. Anisa Meiliana, 25, pengendara Honda Scoopy asal Purworejo, mengalami luka lecet pada pelipis kiri, tangan, dan kaki. Novita Wijayanti, 22, pembonceng Honda Scoopy asal Kabupaten Pesawaran, mengalami luka lecet pada tangan kiri.
Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian dari Satlantas Polres Batang telah melakukan evakuasi terhadap kendaraan yang terlibat dan membersihkan material muatan yang berserakan di jalan. Arus lalu lintas di jalur Pantura Plelen sempat tersendat selama proses evakuasi namun kini telah kembali normal. (yan/dit)
Editor : Adityo Dwi Riyantoto