Kawal Harga Pangan Sesuai HET, APPSI Batang Siap Carikan Solusi untuk Pedagang Emperan

Riyan Fadli • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 11:02 WIB
KOMUNITAS: Wakil Bupati Batang Suyono saat menghadiri pengukuhan pengurus DPD APPSI di Cepokokuning.
KOMUNITAS: Wakil Bupati Batang Suyono saat menghadiri pengukuhan pengurus DPD APPSI di Cepokokuning.

 

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Pemkab Batang menaruh harapan besar pada kepengurusan baru Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Batang. Organisasi ini didorong untuk turun tangan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok agar tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) di pasaran.

Peran strategis tersebut ditekankan langsung oleh Wakil Bupati Batang Suyono. Menurutnya, APPSI adalah perpanjangan tangan pemerintah dalam memastikan harga pangan tidak memberatkan masyarakat, namun tetap menguntungkan para pedagang pasar.

“Aksi nyata yang harus dilakukan segera adalah berkolaborasi dengan Disperindagkop, untuk menyosialisasikan harga sesuai HET. Mana saja yang menjual dengan harga melebihi HET, lalu disinkronkan dengan harga ketentuan pemerintah, misalnya harga telur Rp26 ribu, ya sudah jangan melebihi ketentuan,” jelasnya.

Menjawab tantangan tersebut, Ketua DPD APPSI Batang, Harliadre Iqbal Nugroho, menegaskan kesiapan jajaran pengurus baru untuk bersinergi. Tidak hanya soal menstabilkan harga, APPSI juga akan mengawal program penataan ruang publik agar roda ekonomi tetap bergerak selaras dengan estetika kota.

Pihaknya bertekad memastikan pedagang mendapatkan tempat usaha yang layak agar tidak lagi berjualan di tempat yang dilarang.

“Kami juga tidak ingin pedagang menggelar lapaknya di emperan, tapi berusaha memberikan solusi bersama dinas terkait. Jika tidak ditata dengan baik, khawatirnya malah lebih mengurangi keindahan kota,” terangnya.

Baca Juga: Lahan Diratakan, Pembangunan Sekolah Rakyat di Batang Masuk Tahap Readiness Criteria

Harliadre menambahkan, APPSI akan menjadi wadah pencari solusi dengan berkoordinasi secara aktif bersama dinas terkait serta mitra strategis UMKM, demi mendapatkan jalan tengah (win-win solution) bagi semua pihak.

Terbentuknya kepengurusan baru ini mendapat apresiasi dari pemerhati pelaku usaha, Lutfiyati Muflichah. Ia berharap APPSI bisa terus mendampingi pedagang yang notabene adalah motor utama penggerak ekonomi daerah.

 

“Karena pedagang itu garda terdepan dalam perekonomian, jadi APPSI juga memiliki kewajiban mendampingi agar semua anggotanya sejahtera,” tuturnya.

Senada dengan hal itu, Anggota Dewan Pembina APPSI, Ngadiran, mewanti-wanti agar kemajuan organisasi harus berbanding lurus dengan nasib para anggotanya. Kesejahteraan pedagang wajib menjadi prioritas utama.

“Jangan sampai hanya organisasinya saja yang maju, tapi pedagangnya tidak sejahtera,” harapnya.

Selain itu, Ngadiran juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas infrastruktur pasar demi mendukung kenyamanan transaksi jual beli. “Jadi pedagang tetap dapat berjualan dengan baik, pembeli juga nyaman berbelanja,” tandasnya.(yan/dit)

 

 

 

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : Metro Pekalongan
Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia pedagang Wakil Bupati Batang Suyono pasar Kabupaten Batang