METROPEKALONGAN.COM. Batang – Pengerjaan proyek jogging track di Stadion Moh Sarengat, Kabupaten Batang, terus dipantau secara ketat. Hal ini terlihat dalam tinjauan lapangan yang dilakukan oleh Komisi II DPRD Batang bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang pada Jumat 24 Juli 2026.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Batang, Slamet Supriyadi, menjelaskan bahwa fokus utama pengerjaan fisik saat ini adalah persiapan pemasangan karpet karet (rubber). Pihaknya telah mendesak pihak pelaksana agar bekerja sesuai target waktu, terutama menyiasati potensi kendala cuaca.
“Yang ditakutkan utamanya itu waktu memasang rubber-nya, kendalanya cuma hujan. Kalau tidak ada hujan, insyaallah 20 hari kerja pemasangan rubber itu selesai. Agar aliran air lancar, jogging track agak dimiringkan sedikit (leveling). Itu tidak merubah spek, tapi demi keawetan,” terangnya.
Di tempat yang sama, Kepala DPUPR Batang, Endro Suryono, menyatakan rasa optimisnya bahwa pengerjaan proyek jogging track Stadion Moh Sarengat ini tetap berjalan on target. Ia mengapresiasi pengawasan Komisi II yang terus mewanti-wanti kualitas dan kuantitas bangunan.
“Pekerjaan saat ini masih persiapan landasan dan perapian untuk rubber. Target kami selesai pada bulan Oktober. Harapannya, Oktober masyarakat sudah bisa menikmati fasilitas ini dan bisa segera diresmikan oleh pemerintah daerah,” tegas Endro.
Ke depan, Endro menegaskan akan ada aturan ketat bagi masyarakat yang ingin menggunakan fasilitas jogging track bernilai miliaran rupiah ini demi menjaga kualitas material rubber.
“Ada pembatasan spek alas kaki untuk lari. Masyarakat wajib pakai sepatu olahraga dengan sol karet. Tidak boleh pakai sepatu kantoran, dan dipastikan nyeker (telanjang kaki) juga tidak boleh. Kami pastikan aturan itu berjalan,” pungkasnya. (yan/dit)
Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : Metro Pekalongan