Lompat dari Batu, Pelajar SMP Tewas Tenggelam di Sungai Lojahan Bandar

Riyan Fadli • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 11:16 WIB
TENGGELAM: Korban saat dievakuasi ke Puskesmas Bandar I.
TENGGELAM: Korban saat dievakuasi ke Puskesmas Bandar I.

 

METROPEKALONGAN.COM, Batang - Nasib nahas menimpa seorang pelajar SMP di Kabupaten Batang. Niat hati ingin bersenang-senang mandi di sungai bersama teman-temannya, Bayu Surya Iltizam, 12, justru meregang nyawa usai tenggelam di aliran Sungai Lojahan, Desa Bandar, Kecamatan Bandar, Selasa (28/7/2026) sore.

Korban yang merupakan pelajar kelas 7 SMPN 3 Bandar tersebut diduga kuat terbentur batu di dasar sungai saat melompat ke dalam air.

Kapolresta Batang, AKBP Veronica membenarkan adanya insiden tragis yang menimpa warga Dukuh Padurekso, Desa Batiombo, Kecamatan Bandar tersebut. Ia menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 14.30 WIB ketika korban bersama delapan temannya sedang asyik mandi di aliran Sungai Lojahan.

"Berdasarkan keterangan saksi, korban saat itu terjun dari atas batu ke dalam air. Namun nahas, setelah melompat korban tidak kunjung muncul ke permukaan," ungkap AKBP Veronica.

Melihat hal ganjil tersebut, kedelapan rekan korban sontak panik dan langsung mencari bantuan kepada warga sekitar. Warga yang mendengar teriakan segera bergegas membantu pencarian, sementara sebagian lainnya menginformasikan kejadian tersebut ke Polsek Bandar.

Setelah dilakukan penyisiran di sekitar lokasi lompatan, tubuh korban akhirnya berhasil ditemukan dalam waktu kurang lebih 10 menit. Korban kemudian langsung dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Bandar I untuk mendapatkan pertolongan medis. Sayangnya, takdir berkata lain, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Baca Juga: Perangkat Desa Kalipancur Ternyata Dibunuh Seorang Warga, Motifnya Gara-Gara Sakit Hati Kerap Disuruh-Suruh

"Dari keterangan teman-teman korban di lokasi, korban diduga kuat terbentur batu yang berada di dasar sungai pada waktu melompat, sehingga akhirnya tenggelam," jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan medis oleh Kepala Puskesmas Bandar I, Dr. M. Dody Rusdi, dipastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kejadian ini.

Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan penganiayaan. Petugas medis hanya menemukan luka lecet di bagian bawah hidung dan mulut korban yang mengeluarkan buih, yang merupakan ciri khas korban tenggelam.

Usai dilakukan pemeriksaan, pihak kepolisian langsung menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Terhadap kejadian ini, pihak keluarga sudah menerima atas musibah yang terjadi. Keluarga juga telah membuat surat pernyataan untuk tidak menuntut proses hukum terhadap siapa pun serta menolak untuk dilakukan autopsi.(yan/dit)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : Metro Pekalongan
AKBP Veronica tenggelam di aliran sungai smpn 3 bandar polres batang Kabupaten Batang