Warga Denasri Kulon Bentangkan Bendera 250 Meter & Siapkan Lengko Sepanjang Jalan Sambut HUT RI Ke-81

Riyan Fadli • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:17 WIB
KEMERDEKAAN: Kondisi bendera merah-putih yang terbentang di atas jalan Denasri Kulon
KEMERDEKAAN: Kondisi bendera merah-putih yang terbentang di atas jalan Denasri Kulon

METROPEKALONGAN.COM, Batang- Cara unik dan inspiratif dilakukan warga RT 04 RW 02 Desa Denasri Kulon, Kecamatan Batang, dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026. Tak hanya membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 250 meter, mereka juga menyiapkan sajian tradisional lengko dengan panjang yang sama.

Semangat nasionalisme di kampung ini tumbuh subur lewat kreativitas dan tradisi kumpul warga. Tahun ini, nuansa kemerdekaan dipadukan secara epik dengan pelestarian kuliner jadul.

Ketua RT 04 RW 02 Desa Denasri Kulon, Abdul Ghofur, mengungkapkan bahwa bendera sepanjang 250 meter tersebut merupakan inventaris dari perayaan HUT ke-80 RI tahun 2025 lalu.

“Masih yang tahun kemarin, soalnya kita pertahankan masih bagus. Kita pasang lagi,” kata Abdul Ghofur.

Meski menggunakan bendera lama, kreativitas warga justru semakin terasah. Mereka memperkuat rangka penyangga dengan memasang tiang setiap tujuh meter. Agar suasana malam makin semarak, lampu hias kemerdekaan turut dipasang pada setiap rangka dengan jarak 10 meter. 

Baca Juga: Peternak Ayam di Jawa Tengah Mulai Hilangan Kesabaran, Harga Telur Anjlok, Biaya Pakan Terus Melonjak

Bagi warga Denasri Kulon, dekorasi megah ini bukan sekadar pamer, melainkan simbol kebersamaan dan gotong royong yang terus dipelihara.

Kreativitas warga tak berhenti pada hiasan jalan. Lewat proses musyawarah, muncul gagasan untuk menghadirkan makanan tradisional yang dekat dengan keseharian masyarakat setempat.

“Awalnya mau bikin macam-macam, tapi disepakati warga, katanya lengko. Lengko saja, katanya,” ujar Abdul Ghofur.

Jajanan berbahan dasar singkong ini dipilih karena kesederhanaan dan kesan jadulnya yang justru dirindukan. Rencananya, meja-meja akan ditata memanjang di tengah jalan desa, lalu sajian lengko disusun memanjang hingga 250 meter, angka ini disesuaikan dengan bentangan wilayah RT mereka.

Jika bendera 250 meter menjadi simbol nasionalisme, maka lengko 250 meter ini menjadi identitas kultural yang merekatkan warga. Menariknya lagi, hajatan kuliner ini tidak dipungut biaya sepeser pun. “Memang ini gratis. Semua warga boleh ikut, warga dari mana saja,” katanya.

Rangkaian perayaan HUT RI ke-81 di Denasri Kulon akan dimulai tepat pada 17 Agustus 2026. Warga akan menggelar jalan sehat pukul 06.00 WIB, yang dilanjutkan dengan berbagai perlombaan seru serta pembagian doorprize.

Sementara itu, pesta makan lengko massal sepanjang 250 meter akan menjadi puncak acara pada 28 Agustus 2026 mendatang.

Di tengah modernisasi cara generasi muda merayakan kemerdekaan, warga Denasri Kulon Batang memilih jalannya sendiri. Mereka membuktikan bahwa mencintai Indonesia bisa dimulai dari hal sederhana: menjaga kebersamaan di kampung sendiri, menghidupkan tradisi berbagi, dan melestarikan kearifan lokal.(yan)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : Metro Pekalongan
bendera denasri kulon kemerdekaan batang