METROPEKALONGAN.COM, Batang -Ratusan ASN Batang, lari bersama-sama dari halaman Pendopo Bupati, Jumat pagi, 14 Agustus 2026. Kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga biasa, melainkan dikemas sebagai bakti sosial pengumpulan donasi melalui pemindaian QRIS. Dana yang terkumpul nantinya akan diwakafkan untuk pembangunan sumur bor di wilayah terdampak kekeringan.
Kegiatan ini dilakukan menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Pemkab Batang bersama Bank Indonesia (BI) Tegal dan Polresta Batang menggelar acara inovatif bertajuk "ASN Batang Wani Playon". Kapolresta Batang, Kombes Pol Warsono menyatakan bahwa acara ini merupakan bentuk sinergi antar-instansi untuk memupuk kepekaan sosial.
"Kegiatan ini tujuannya untuk bakti sosial kepada masjid-masjid dan lingkungan yang membutuhkan sumur bor. Harapannya, Pemkab beserta masyarakat bisa sama-sama memberikan bantuan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar," ujarnya.
Wakil Bupati Batang, Suyono menyebut, acara ini menjadi momen pas untuk mempublikasikan penggunaan QRIS di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan kali ini diikuti oleh sekitar 500 ASN di lingkungan Pemkab Batang. Jarak lari yang ditempuh sejauh 1,2 kilometer. Kegiatan ini, menguji integritas dan loyalitas ASN, sekaligus menjaga kebugaran fisik.
"Di hari ulang tahun ke-81 Republik Indonesia ini, kita harus melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk bangsa dan negara," tegas Wakil Bupati Batang.
Terkait alokasi donasi, Wakil Bupati Batang menjelaskan bahwa dana wakaf QRIS akan difokuskan untuk membangun sekitar 25 titik sumur bor baru. Titik-titik ini akan diprioritaskan di daerah atas maupun bawah yang saat ini terdampak kekeringan parah, sejalan dengan usulan dari Dandim.
Pembangunan sumur bor ini ditargetkan rampung pada tahun ini juga. "Ya, harus tahun ini. Ini kan sedang tahun kekeringan," tambahnya merespons urgensi krisis air bersih.
Dukungan penuh terhadap digitalisasi di Kabupaten Batang juga disampaikan oleh Kepala KPw BI Tegal, Bimala. Pihaknya melihat semangat luar biasa dari Bupati dan Wakil Bupati Batang dalam mendorong adopsi transaksi digital di masyarakat.
"Kami dari Bank Indonesia Tegal mendukung penuh rentetan acara ini, mulai dari Gebyar PAUD, ASN Wani Playon, hingga puncaknya besok membagikan 10 ribu porsi makanan gratis," jelas Kepala BI Tegal.
Pemanfaatan QRIS dalam kegiatan sosial pemerintahan ini diharapkan tidak hanya membantu warga mengatasi kekeringan, tetapi juga semakin mengakrabkan masyarakat Batang dengan ekosistem transaksi digital yang cepat, mudah, dan aman.(yan)
Editor : Adityo Dwi RiyantotoSumber : Metro Pekalongan