METROPEKALONGAN.COM, Batang- Wakil Bupati (Wabup) Batang, Suyono, secara resmi melepas kontingen atlet Kabupaten Batang yang akan bertarung di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Jawa Tengah 2026.
Pelepasan 116 atlet pelajar potensial ini berlangsung penuh semangat di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, pada Kamis 27 Agustus 2026.
Di hadapan para duta olahraga daerah tersebut, Wabup Suyono menekankan pentingnya mental juara. Ia meminta atlet tidak sekadar mengandalkan fasilitas dari pemerintah.
"Motivasinya ya, satu, menjadi atlet yang punya jiwa petarung. Yang kedua, harus mempunyai semangat tinggi, fokus pada ruangnya, sehingga bisa mencapai tujuan yang diharapkan oleh atlet itu sendiri, menjadi sang juara," tegas Suyono.
Lebih lanjut, Suyono mewanti-wanti para atlet untuk tidak menjadikan keterbatasan fasilitas atau anggaran daerah sebagai batu sandungan dalam meraih prestasi. Baginya, semangat tanding di arena adalah harga mati.
“Pemerintah daerah tetap memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan anggaran daerah. Namun, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan bagi atlet untuk menurunkan semangat dalam bertanding. Ukurannya bukan anggaran. Jangan sampai semangat itu mengikuti anggaran. Jangan. Tapi semangat melebihi anggaran yang ada. Karena tujuan atlet itu adalah menjadi juara untuk dirinya dan Kabupaten Batang," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Batang, Ulul Azmi, memastikan bahwa Pemkab Batang telah menyiapkan reward khusus bagi atlet yang sukses membawa pulang medali. Besaran bonus tersebut mengacu pada standar tahun sebelumnya.
“Kalau nilainya seperti tahun lalu, kalau yang emas itu Rp5 juta, perak dan perunggu di bawah itu,” tuturnya.
Sebagai informasi, kekuatan penuh dikerahkan untuk POPDA Jateng 2026. Kontingen Kabupaten Batang diisi oleh 116 atlet, 36 pelatih, serta enam official. Mereka siap beradu ketangkasan di 17 Cabang Olahraga (Cabor).
“Cabor tersebut meliputi senam, atletik, bola basket, voli indoor, sepak takraw, dayung, bulu tangkis, tenis lapangan, tinju, karate, taekwondo, panahan, pencak silat, tenis meja, panjat tebing, renang, dan balap sepeda,” terangnya.
Berbicara soal target perolehan medali, Ulul dengan optimistis mematok target khusus agar perolehan medali tahun ini melampaui pencapaian POPDA sebelumnya.
Seperti diketahui, tahun lalu Kabupaten Batang memperoleh total 1 medali emas, 3 perak, dan 7 perunggu. Terbagi jenjang SD 2 perak, SMP 3 perunggu, dan SMA 1 emas, 1 perak, 4 perunggu.
“Nah, kalau bisa tahun ini lebih dari itu. Seluruh 17 cabor yang diikuti memiliki peluang untuk menyumbangkan medali. Para atlet yang diberangkatkan telah melalui proses kurasi untuk memastikan kontingen dapat tampil secara maksimal dalam kompetisi tingkat Provinsi Jawa Tengah tersebut,” tegasnya.
Untuk menjamin kenyamanan dan fokus bertanding, kontingen Batang juga telah menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang. Mulai dari penginapan, uang saku, transportasi, hingga perlengkapan apparel atlet seperti jaket dan kaus.
“Dengan dukungan tersebut, para atlet diharapkan dapat berkonsentrasi menghadapi pertandingan dan memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Batang,” ujar dia. (yan)
Editor : Adityo Dwi RiyantotoSumber : Metro Pekalongan