Sedot 10 Ribu Pengunjung, Amphitheater KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Baru Wisata Budaya Jawa Tengah

Riyan Fadli • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 11:59 WIB
RAMAI: Ribuan warga memadati acara pentas budaya di KEK Industropolis Batang.
RAMAI: Ribuan warga memadati acara pentas budaya di KEK Industropolis Batang.

METROPEKALONGAN.COM, Batang - Puluhan ribu warga tumpah ruah memadati kawasan Amphitheater KEK Industropolis Batang. Mereka begitu antusias menyaksikan Pagelaran Tari Nusantara yang digelar secara gratis sebagai puncak kemeriahan acara TENANT FESTA #2.

Pertunjukan megah berlatar panorama pesisir Laut Jawa ini menjadi bukti nyata bahwa kawasan KEK Industropolis Batang tidak melulu soal pabrik dan investasi, melainkan juga sukses menghadirkan ruang publik yang ramah terhadap seni dan budaya lokal.

Kepala Divisi Corporate Secretary KEK Industropolis Batang, M. Burhan Murtaki menegaskan, pemanfaatan Amphitheater—yang juga dilengkapi dengan fasilitas helipad—merupakan wujud komitmen pengembangan kawasan yang inklusif dan berorientasi pada masyarakat.

“KEK Industropolis Batang tidak hanya menjadi kawasan untuk aktivitas industri, tetapi juga memiliki ruang yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan. Keberadaan Amphitheater diharapkan dapat memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi yang dimiliki kawasan tersebut,” katanya, Senin (31/8/ 2026).

Mengusung semangat "Seni, Tradisi, Budaya, Warisan untuk Masa Depan", perhelatan ini memanjakan pengunjung dengan ragam pesona seni tari nusantara.

Kehadiran ruang publik ini didesain agar pengunjung mendapatkan pengalaman wisata dan rekreasi yang berbeda saat bertandang ke KEK Batang.

“Sejumlah kesenian ditampilkan dalam acara tersebut, di antaranya Tari Kongkorongok, Tari Merak, Tari Mardika Nusantara, serta penampilan musik live Kusuma Wijaya oleh Pawestri. Pertunjukan melibatkan Sanggar Prastikasmara dan Sanggar Subah Batang. Perpaduan seni tari, musik, serta panorama kawasan yang berada di tepi Laut Jawa memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung,” jelasnya.

Lautan manusia yang memadati area tribun Amphitheater hingga acara paripurna menjadi indikator suksesnya peleburan antara industrialisasi dan ruang sosial di Kabupaten Batang.

“KEK Industropolis Batang menilai tingginya antusiasme tersebut menunjukkan bahwa perkembangan kawasan industri dapat berjalan beriringan dengan penyediaan ruang sosial, seni, dan budaya bagi masyarakat. Keberadaan Amphitheater pun diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas pendukung aktivitas kawasan, tetapi juga ruang terbuka yang dapat menjadi titik berkumpul Masyarakat,” terangnya.

 

Ke depan, fasilitas publik yang menghadap langsung ke birunya Laut Jawa ini akan terus dioptimalkan.

Melalui berbagai pagelaran publik, Amphitheater ini menjadi etalase wajah KEK Industropolis Batang yang terbuka, dinamis, dan bersahabat dengan masyarakat luas.

“Dengan demikian, perkembangan KEK Industropolis Batang tidak hanya ditandai dengan tumbuhnya aktivitas investasi dan industri, tetapi juga dengan hadirnya ruang untuk seni, budaya, hiburan, dan kegiatan Masyarakat,” ujar dia.(yan)

 

 

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : Metro Pekalongan
sendratari Amphitheater KEK Batang KITB batang KITB Batang