RAPBD Batang 2027 Tembus Rp 1,87 Triliun, Pemkab Siapkan Strategi Tutup Defisit Anggaran

Riyan Fadli • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 13:45 WIB
BAHAS ANGGARAN: Wakil Bupati Batang Suyono menyerahkan draft dalam Rapat Paripurna Pengantar Nota Keuangan RAPBD 2027.
BAHAS ANGGARAN: Wakil Bupati Batang Suyono menyerahkan draft dalam Rapat Paripurna Pengantar Nota Keuangan RAPBD 2027.

METROPEKALONGAN.COM, Batang  – DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda Pengantar Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027.

Dalam rapat yang digelar di Kantor DPRD Batang, Rabu 9 September 2026 ini, postur anggaran daerah menjadi sorotan utama, terutama terkait target pendapatan dan penanganan defisit.

Wakil Bupati Batang, Suyono, memaparkan secara rinci struktur RAPBD Kabupaten Batang 2027. Ia menegaskan bahwa penyusunan anggaran daerah tetap memprioritaskan kemampuan keuangan daerah sekaligus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

“Sebagai informasi sampai saat ini Perpres terkait Alokasi Definitif Transfer ke Daerah belum ditetapkan. Kinerja pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat sangat bergantung pada kemampuan dan kapasitas keuangan daerah. Karena itu, diperlukan sistem pengelolaan keuangan yang memungkinkan pemerintah daerah merumuskan kebijakan secara lebih efisien, efektif, dan akuntabel,” jelasnya.

Secara makro, Pemkab Batang menargetkan pendapatan daerah pada 2027 mencapai Rp1,870 triliun. Angka ini mengalami kenaikan sebesar Rp50,470 miliar atau 2,77 persen dibandingkan tahun 2026 yang berada di angka Rp1,820 triliun.

Peningkatan ini salah satunya ditopang oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan mencapai Rp443,891 miliar, naik Rp8,113 miliar (1,86 persen).

“Sementara itu, pendapatan transfer direncanakan sebesar Rp1,427 triliun, meningkat Rp42,358 miliar atau 3,06 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,384 triliun. Di sisi belanja, Pemerintah Kabupaten Batang merencanakan belanja daerah sebesar Rp1,943 triliun pada 2027. Angka tersebut naik Rp54,920 miliar atau 2,91 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,888 triliun,” terangnya.

Baca Juga: Paripurna Perubahan APBD 2026 Batang: Fraksi Tekankan Pemerataan, Pemkab Pegang Teguh Rambu KPK

Alokasi belanja daerah ini dibagi dalam beberapa pos, di mana belanja operasi memakan porsi terbesar yakni Rp1,430 triliun. Dana ini difokuskan untuk belanja pegawai, barang dan jasa, hibah, serta bantuan sosial.

“Kemudian, belanja modal dialokasikan sebesar Rp142,531 miliar, turun Rp13,679 miliar atau 9,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp156,210 miliar. Belanja modal mencakup peralatan dan mesin, gedung dan bangunan, jalan, jaringan dan irigasi, aset tetap lainnya, serta aset lainnya. Untuk belanja tidak terduga, Pemkab Batang mengalokasikan Rp14 miliar, naik Rp3 miliar atau 21,43 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp11 miliar,” imbuhnya.

 

Adapun pos belanja transfer ditetapkan sebesar Rp356,626 miliar, naik 7,35 persen, yang diperuntukkan bagi hasil pajak ke desa dan bantuan keuangan daerah. Akibat postur belanja yang lebih besar dari pendapatan, RAPBD Batang 2027 diproyeksikan mengalami defisit sebesar Rp72,450 miliar.

“Defisit tersebut akan ditutup melalui pembiayaan netto yang berasal dari selisih penerimaan dan pengeluaran pembiayaan. Pada 2027, penerimaan pembiayaan direncanakan sebesar Rp73,450 miliar, meningkat Rp3,450 miliar atau 4,93 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp70 miliar,” ungkapnya.

Di sisi lain, pengeluaran pembiayaan dipangkas menjadi Rp1 miliar, turun separuh dari tahun sebelumnya. Praktis, pembiayaan netto yang mencapai Rp72,450 miliar difokuskan utuh untuk menambal defisit RAPBD 2027.

“Rancangan anggaran tersebut masih berada dalam tahapan pembahasan bersama DPRD. Terlebih, pemerintah daerah masih menunggu penetapan Peraturan Presiden mengenai alokasi definitif Transfer ke Daerah yang akan menjadi salah satu faktor penting dalam penyempurnaan struktur APBD 2027,” pungkasnya.(yan)

 

 

 

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : Metro Pekalongan
DPRD Batang batang rapat paripurna