METROPEKALONGAN.COM, Batang — Diinisiasi oleh Kelompok Kerja (Pokja) IV, TP PKK Kabupaten Batang sukses menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) Dokter Kecil khusus pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mengedukasi anak-anak seputar pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Ajang ini berupaya menanamkan kebiasaan hidup sehat pada anak sekaligus melatih keberanian, kepercayaan diri, dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
Sejumlah SD perwakilan dari 15 kecamatan di Kabupaten Batang tampak antusias bersaing ketat demi melaju ke babak final. Dalam kurun waktu tertentu, peserta beradu cepat menjawab berbagai pertanyaan seputar kesehatan dan PHBS berdasarkan pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan pembelajaran di sekolah.
Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz Kurniawan mengapresiasi keberanian anak-anak untuk membangkitkan kepercayaan diri sejak dini melalui Lomba Cerdas Cermat Dokter Kecil ini. Ia menjelaskan, pemilihan tema Dokter Kecil bertujuan untuk melatih kepedulian sosial terhadap sesama.
“Di samping mendidik mereka berperilaku sehat, lomba ini juga menjadi media untuk mewujudkan cita-citanya menjadi dokter,” ucapnya.
Faelasufa menambahkan, impian menjadi seorang dokter secara tidak langsung melatih anak untuk berempati terhadap lingkungan dan sesama. Upaya tersebut diperlukan guna mewujudkan cita-cita mulia karena tidak mudah untuk menjadi dokter, sehingga memerlukan tekad yang kuat.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Batang 2026 Meroket 8,38 Persen
Dukungan serupa disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Batang, Ida Susilaksmi. Ia memandang positif kegiatan ini sebagai sarana edukasi kesehatan anak sejak dini, yang mencakup materi tentang penyakit menular, gizi, makanan sesuai standar, hingga 10 program PKK.
“Manfaatnya agar anak-anak lebih peduli terhadap kesehatan, bagi dirinya maupun orang di sekitarnya. LCC Dokter Kecil ini untuk memotivasi diri dan teman sebaya agar berperilaku sehat dalam kesehariannya,” tegasnya.
Antusiasme tinggi turut ditunjukkan oleh para peserta. Salah satunya Ulfa, siswi perwakilan dari SDN Kandeman 1 yang didampingi oleh guru kelasnya, Nindi. Ia mengaku telah mempersiapkan segala sesuatunya dan berlatih intensif selama beberapa pekan dengan pendampingan guru serta petugas Puskesmas.
“Ya belajar sama bu guru soal PHBS dan lainnya, semoga soalnya keluar semua,” ujar dia.(yan)
Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : Metro Pekalongan