Kejurnas Sprint Rally di KITB Batang Punya Lintasan Terpanjang, Siap Dongkrak Sport Tourism

Riyan Fadli • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 17:45 WIB
OLAHRAGA: Suasana konfensi pers Kejurnas Sprint Rally di KITB
OLAHRAGA: Suasana konfrensi pers Kejurnas Sprint Rally di KITB 

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Ajang balap otomotif tingkat nasional siap mengguncang Kabupaten Batang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang berkolaborasi dengan Bintang Automotif dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang resmi mendapuk Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Putaran 4.

Adu kecepatan bergengsi ini dijadwalkan mengaspal pada 26–27 September 2026 mendatang. Kepastian ini diumumkan langsung dalam konferensi pers di halaman KEK Industropolis Batang, Jumat (11/9/2026).

Menariknya, Kejurnas Sprint Rally di KITB ini langsung mencetak rekor fantastis. Sirkuit yang disiapkan menjadi lintasan sprint rally terpanjang di Indonesia, yakni mencapai 5,3 kilometer.

Tidak hanya menyajikan tantangan teknis yang memacu adrenalin para pembalap, sirkuit ini juga menawarkan bonus visual eksotis berupa pemandangan yang menghadap langsung ke arah laut lepas.

Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, memberikan apresiasi tinggi atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya untuk menggelar event berskala nasional tersebut.

“Kami berterima kasih Batang, khususnya di dalam KITB, diberikan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah kegiatan Sprint Rally di tingkat nasional. Kita berharap ini akan menjadi daya dorong dan penggerak ekonomi baru di Kabupaten Batang,” jelasnya.

Melihat potensi besar tersebut, Pemkab Batang berkomitmen untuk mendukung penuh keberlanjutan olahraga otomotif ini. Bahkan, Pemkab membuka peluang besar untuk membangun sirkuit balap secara permanen jika animo masyarakat terbukti tinggi.

“Untuk dukungan Pemerintah sendiri ke depan, jika penyelenggaraan sukses dan ramai untuk wisata warga Kabupaten Batang, pastinya akan membantu pengadaan sirkuit permanen di Kabupaten Batang,” terangnya.

Langkah Pemkab Batang menggenjot pariwisata berbasis olahraga (sport tourism) ini sangat sejalan dengan tren ekonomi daerah yang terus meroket. Berdasarkan laporan kinerja triwulan II tahun 2026, Kabupaten Batang sukses mencatatkan pertumbuhan ekonomi di angka 8,39 persen.

 

“Capaian tersebut melampaui target nasional, berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Tengah, sekaligus menempatkan Batang dalam jajaran tiga besar daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Jawa,” tegas Faiz.

Selama ini, laju perekonomian Batang banyak ditopang oleh derasnya arus investasi, belanja pemerintah, serta konsumsi rumah tangga.

Sementara di sektor pariwisata, kontribusinya baru menyentuh angka 15 hingga 19 persen.

Melalui magnet event berskala besar seperti Kejurnas Sprint Rally, Pemkab Batang menargetkan kontribusi sektor pariwisata bisa melonjak tajam.

“Dengan semakin banyak event di Kabupaten Batang, terutamanya di sektor sport tourism dan terima kasih juga didorong serta dibantu dari Provinsi Jawa Tengah kita berharap komponen penunjang economic growth dari sisi tourism bisa mencapai 20 sampai 25 persen. Sehingga pertumbuhan ekonomi kita year-on-year tahun depan bisa mencapai 8,5 sampai 9 persen,” pungkasnya.(yan)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : Metro Pekalongan
otomotif KITB batang