METROPEKALONGAN.COM, Batang– Pemkab Batang mengusung ambisi besar dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Tak tanggung-tanggung, kontingen Kabupaten Batang ditargetkan mampu menembus peringkat 10 besar.
Guna mewujudkan target tersebut, Pemkab Batang menggembleng para atletnya melalui Retreat Atlet Porprov Jateng di KEK Industropolis Batang, Minggu 12 September 2026.
Dalam ajang ini, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan turut hadir untuk membakar semangat para pahlawan olahraga daerah, sekaligus menjanjikan kenaikan bonus bagi peraih medali emas.
Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan menegaskan, target menembus 10 besar tidak akan pernah terwujud jika para atlet dan pelatih masih memakai pola-pola lawas. Sebagai catatan, pada Porprov 2023 lalu, Kabupaten Batang berada di posisi ke-19.
Untuk mendongkrak peringkat tersebut, perubahan metode latihan dan mentalitas bertanding menjadi syarat mutlak yang harus dimiliki kontingen Batang.
"Sesuatu yang beda, maka kita harus melakukan hal yang beda. Sesuatu yang pasti mustahil kalau kita mengekspektasikan hasil yang beda, tapi kita masih melakukan hal yang sama-sama saja, kita masih menggunakan metode yang sama. Jadi, kalau mau kita punya hasil yang beda, maka lakukanlah, we have to implement different method. Ini katanya Albert Einstein," ujar Faiz.
Untuk mengimbangi kerasnya perjuangan atlet, Pemkab Batang siap mengucurkan dukungan dana akomodasi dan suntikan bonus yang lebih besar dari edisi Porprov sebelumnya.
Diketahui, pada Porprov 2023, peraih medali emas mendapat bonus Rp 40 juta. "Berarti tahun 2026 kalau yang dapat emas kita kasih hadiah 45 juta. Semua fasilitas sudah kita upayakan semaksimal mungkin yang bisa kita lakukan. Nanti KONI sudah akan kita tambah insyaAllah untuk pemberangkatan sekitar 1 miliar. Jadi jangan sampai nanti Adik-adik ini berangkat pakai bus odong-odong," lanjut Faiz.
Selain kesiapan fisik dan taktik, Faiz juga membagikan pengalamannya mengenai pentingnya kekuatan afirmasi positif setiap hari. Ia meminta atlet untuk menanamkan mental juara di pikiran masing-masing.
"Tinggal sebulan ini, setiap malam sebelum tidur, teriak dulu, 'Saya juara!' Nanti tidur, bangun lagi, teriak lagi, 'Saya juara!' Harus begitu. Jangan pernah menganggap orang lain lebih jago daripada kalian, yang menentukan prestasi adalah seberapa banyak kita berlatih dan seberapa besar kita yakin kita mampu memenangkan kompetisi itu," tegasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Batang, Teguh Supriyanto memaparkan, ada sebanyak 157 atlet dari 31 cabang olahraga (cabor) yang dipastikan lolos. Mereka tengah menjalani pemusatan latihan (training center) yang sudah bergulir sejak April lalu.
Teguh menambahkan, dari puluhan cabor yang diikuti, KONI Batang memproyeksikan 9 cabor potensial sebagai lumbung medali. Di antaranya adalah panjat tebing, petanque, pencak silat, dan atletik.
"Rencana awal memang target kita 10 besar. InsyaAllah nanti ya kita semaksimal mungkin dengan persiapan kita dari awal sampai akhir. Kalau target awal setelah seleksi itu kita 32. Cuma ini perkembangan ini belum kita evaluasi, nanti setelah ini baru kita evaluasi," jelas Teguh.(yan)
Editor : Adityo Dwi RiyantotoSumber : Metro Pekalongan