METROPEKALONGAN.COM, Batang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang resmi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 bersama DPRD Kabupaten Batang dalam Rapat Paripurna, Rabu 16 September 2026.
Usai pengesahan tersebut, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tancap gas. Pasalnya, APBD Perubahan 2026 didominasi pengerjaan proyek fisik, khususnya infrastruktur jalan dan irigasi dengan sisa waktu yang sangat terbatas hingga akhir Desember 2026.
“Ya itu yang butuh kerja keras, butuh kedisiplinan waktu, butuh effort yang luar biasa, khususnya kegiatan-kegiatan di bidang fisik. Makanya nanti kita semua bekerja keras untuk itu,” katanya.
Faiz memberikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD atas kedisiplinan waktu selama pembahasan. Menurutnya, ketepatan waktu pembahasan Raperda sangat krusial agar pelaksanaan anggaran dapat berjalan lebih cepat di lapangan.
Baca Juga: Satpol PP Keluarkan SP 3, PKL di Jalan Limpung-Babadan Bongkar Lapak Mandiri
Menjawab pertanyaan terkait penanganan kekeringan, Faiz menyebut Pemkab Batang tidak menyediakan alokasi khusus dalam struktur APBD Perubahan. Kendati demikian, penanganan dampak kekeringan tetap diupayakan secara optimal lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta skema Belanja Tidak Terduga (BTT) jika dalam kondisi darurat.
Selain itu, PDAM Batang juga disiagakan untuk mendukung penyediaan air bersih melalui program yang sudah berjalan.
Rincian Postur APBD Perubahan Batang TA 2026 Berdasarkan hasil kesepakatan akhir antara eksekutif dan legislatif, Pendapatan Daerah APBD Perubahan mencapai Rp1,7 triliun. Belanja daerah mencapai Rp 1,9 triliun dengan defisit Rp 194,3 miliar. Lalu surplus anggaran yang digunakan seluruhnya untuk menutup defisit mencapai Rp 194,3 miliar.
“Setelah persetujuan bersama ini, Raperda Perubahan APBD TA 2026 akan diserahkan kepada Gubernur Jawa Tengah untuk menjalani proses evaluasi sebelum resmi ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda),” pungkasnya.(yan)
Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : Metro Pekalongan