Jenguk Korban Keracunan Makanan di Batang, Wapres Gibran Minta Maaf dan Garansi Biaya Pengobatan Gratis

Riyan Fadli • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 14:47 WIB
KERACUNAN: Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka saat menjenguk korban keracunan.
KERACUNAN: Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka saat menjenguk korban keracunan.

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada para korban dan keluarga akibat peristiwa keracunan makanan di Kabupaten Batang, Senin 28 September 2026.

Dalam kunjungannya ke RSUD Limpung dan Puskesmas Bawang, Wapres memastikan seluruh pasien mendapatkan pelayanan medis optimal tanpa dipungut biaya alias gratis sampai sembuh total.

“Prioritas pertama adalah kesehatan korban. Pasien yang masih dirawat harus mendapat pelayanan sampai pulih, sementara warga yang sudah pulang tetapi keluhannya kembali muncul harus tetap mudah mengakses pemeriksaan lanjutan,” tegas Wapres.

Saat meninjau RSUD Limpung, Wapres Gibran berdialog hangat dengan salah satu pasien anak bernama Arsenio yang telah menjalani perawatan medis selama empat hari. Arsenio mengaku kondisi kesehatannya sudah membaik dan tidak lagi merasakan mual, pusing, muntah, maupun diare.

Baca Juga: Keracunan MBG di Bawang Tembus 674 Kasus, Wapres Sampaikan Permintaan Maaf, Guru Trauma Melebihi Covid

Mendengar perkembangan positif tersebut, Wapres langsung memberikan izin kepada Arsenio untuk kembali ke rumah.

“Oke, Arsenio kamu boleh pulang, ya, hari ini,” ujar Wapres.

Wapres Gibran juga memberikan dorongan semangat agar Arsenio dapat segera kembali beraktivitas dan menuntut ilmu setelah kondisi fisiknya benar-benar pulih.

“Sip. Besok sekolah, ya,” ujar Wapres.

Dampak insiden keracunan makanan ini tidak hanya dialami anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Saat menjenguk Eka Maria Zulfa di Puskesmas Bawang, Wapres menanyakan kondisi kesehatannya secara langsung. Eka mengungkapkan bahwa dirinya masih merasakan mulas dan sakit perut melilit.

Menanggapi hal tersebut, Wapres memintanya untuk fokus beristirahat penuh dan mengonsumsi obat secara teratur.

“Segera pulih, Bu. Kalau masih ada keluhan-keluhan dilaporkan ke sini ya. Obat-obat yang sudah diberikan dikonsumsi ya,” pesan Wapres.

Di hadapan pasien, Wapres Gibran menyampaikan rasa penyesalan atas peristiwa keracunan makanan yang menimpa warga Batang tersebut. “Saya minta maaf ya, Bu, atas kejadian ini. Jenengan istirahat dulu, pastikan benar-benar sehat,” tutur Wapres.

Wapres menekankan bahwa beban finansial tidak boleh menjadi kendala bagi para korban keracunan makanan di Batang. Pemerintah menjamin seluruh skema penanganan dan pengobatan ditanggung sepenuhnya oleh negara.

Baca Juga: Gibran Kunjungi Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang, Minta Investigasi Dipercepat

“Biaya perawatan korban tidak boleh membebani keluarga. Pemerintah bertanggung jawab dan akan menanggung semua biaya pengobatan dan memastikan mekanismenya berjalan di semua fasilitas kesehatan,” imbuh Wapres.

Gibran menginstruksikan jajaran terkait untuk turun tangan mengawasi pelaksanaan jaminan biaya di setiap fasilitas kesehatan (faskes). Ia mewanti-wanti pihak rumah sakit maupun puskesmas agar tidak memulangkan pasien secara prematur.

“Pastikan penjaminan biaya benar-benar berjalan di lapangan. Jangan sampai ada keluarga yang tetap diminta menanggung biaya pemeriksaan, obat, dan diminta pulang lebih awal walau belum benar-benar pulih,” pungkasnya.(yan)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : Metro Pekalongan
gribran bawang keracunan batang Mbg