Diskominfo Batang Minta OPD dan Kecamatan Wajib Terapkan Metadata

Riyan Fadli • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:11 WIB
EVALUASI: Diskominfo Batang bersama para admin data dari seluruh OPD maupun Kecamatan saat mengevaluasi hasil dari pendampingan dalam penyusunan data, di aula Bepperida Batang.
EVALUASI: Diskominfo Batang bersama para admin data dari seluruh OPD maupun Kecamatan saat mengevaluasi hasil dari pendampingan dalam penyusunan data, di aula Bepperida Batang.

METROPEKALONGAN.COM, Batang — Diskominfo Kabupaten Batang mengambil langkah tegas dalam penataan tata kelola data sektoral. Melalui evaluasi bersama para admin data dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga tingkat kecamatan, Diskominfo mendorong agar penyusunan data wajib berbasis metadata demi menjamin keakuratan dan akuntabilitas.

Kepala Diskominfo Batang, Puji Setyowati, menegaskan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk memastikan data yang dihasilkan benar-benar akurat mengingat manfaatnya yang sangat besar di berbagai bidang pembangunan.

"Contohnya saja, sebuah KTP sangat diperlukan untuk memastikan data penerima manfaat bantuan. Jadi sama halnya dengan metadata, tentu harus ada kapan data dibuat, kapan dikelola, adakah kesesuaian dengan standar yang ditentukan Satu Data," ujar Puji.

Pertemuan ini diharapkan mampu membangun komitmen bersama agar setiap data yang lahir dari kegiatan di lingkungan Pemkab Batang dapat dipertanggungjawabkan secara transparan. Terutama, ketika OPD atau kecamatan hendak merencanakan program maupun pengajuan anggaran.

Baca Juga: SPPG Bawang Ditutup Permanen, Wabup Tegaskan Seluruh SPPG Harus Penuhi SOP

"Misal suatu OPD atau kecamatan ketika akan mengajukan anggaran untuk sebuah kegiatan, haruslah berbasis metadata. Jadi datanya itu tidak sekadar data yang disodorkan saja, tapi harus berbasis metadata," tegas Puji.

Rangkaian kegiatan evaluasi ini diisi dengan sesi diskusi dan pemaparan materi guna memperkuat pemahaman para admin data dalam mengemban tugas dan tanggung jawabnya.

Puji juga berpesan agar para admin benar-benar memegang teguh pedoman pengelolaan data yang benar. Jika ditemukan data yang disetorkan tidak berbasis metadata, ia meminta agar pengajuannya ditunda sementara waktu hingga data tersebut benar-benar valid dan sesuai standar Satu Data.

Dengan penguatan ini, Pemkab Batang optimistis kualitas perencanaan pembangunan daerah ke depan akan semakin presisi dan tepat sasaran berkat dukungan data yang berkualitas tinggi. (yan)

 

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : Metro Pekalongan
opd batang diskominfo