Perekam Video Kaget Temukan Mayat Tinggal Tengkorak di Sungai

Riyan Fadli • Dipublikasikan Senin, 19 Oktober 2026 | 08:39 WIB
TKP: Petugas saat menunjukkan lokasi penemuan mayat di sungai.
TKP: Petugas saat menunjukkan lokasi penemuan mayat di sungai.

 

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Warga Desa Kembanglangit, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat manusia di aliran Sungai Genting, Sabtu 17 Oktober 2026 sore. Saat ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan karena sudah tidak utuh dan hampir menjadi tengkorak.

Peristiwa mengerikan ini pertama kali diketahui dua warga setempat, Heru Ghufron, 24, dan Parihin, 22. Sekitar pukul 15.10 WIB, keduanya tengah menelusuri kawasan Sungai Genting sembari merekam video.

Namun, di tengah perjalanan, mereka justru mendapati sesosok jenazah tersangkut di antara bebatuan sungai. Sontak, kedua saksi terpukul panik dan langsung berlari menjauh menuju kawasan Lost Teh Sibiting.

Mereka melaporkan temuan kerangka manusia tersebut ke warga sekitar hingga diteruskan ke Polsek Blado.

Kapolresta Batang KBP Warsono melalui laporan resminya membenarkan adanya penemuan mayat misterius tanpa identitas tersebut. Menerima laporan warga, jajaran Polsek Blado bersama piket SPK, Unit Reskrim, dan Tim Inafis Polresta Batang langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

"Petugas menggelar olah TKP, mengamankan barang bukti, dan mengevakuasi jasad korban ke RSUD Batang," ucapnya.

Dokter RSUD Batang dr. Farah Alifiah Hasna yang memimpin pemeriksaan medis awal mengungkapkan, kondisi korban sudah hancur dan tinggal tulang belulang.

Akibat kondisi fisik yang rusak parah, tim medis belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.

Meski demikian, dari hasil identifikasi awal, tim medis berhasil menghimpun sejumlah ciri-ciri fisik dan pakaian yang dikenakan korban jenis kelamin korban diduga perempuan, tinggi badan sekitar 150 sentimeter, usia 40 hingga 50 tahun. Sementara ciri fisik korban memiliki rambut panjang sekitar 25 sentimeter.

Korban diperkirakan meninggal dunia antara 3 hingga 4 minggu lalu dengan mengenakan kaos lengan pendek warna abu-abu tua bertuliskan "supply.Co" dengan gambar helm, serta celana training.

Guna mengungkap identitas korban yang masih menjadi misteri, Polresta Batang bergerak cepat berkoordinasi dengan Sie Dokkes untuk mengambil sampel organ tubuh demi pemeriksaan DNA lebih lanjut.

Selain itu, kepolisian menyebarkan pamflet dan flyer pemberitahuan di media cetak maupun daring terkait ciri-ciri serta barang-barang yang dikenakan korban agar dikenali oleh masyarakat luas.

Pihak kepolisian mengimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke kantor polisi terdekat atau ke Polresta Batang. (yan)

 

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : Metro Pekalongan
sungai mayat batang